• Headline

    Rencana Besar Persib di GBLA

    Oleh : Rianto Nurdiansyah09 Agustus 2018 23:30
    PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) terus berupaya mewujudkan kenyaman dan kemajuan tim. Dalam waktu dekat akan membangun Kompleks Latihan Terpadu eksklusif di sekitaran Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

    Direktur PBB Teddy Tjahyono, menjelaskan sejak PT PBB memegang kendali penuh atas klub kebanggaan Bobotoh ini, sejak 2009 fasilitas tempat berlatih Persib mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

    Dari Stadion Sidolig (Stadion Persib), Lapangan Futsal Supratman, Lapangan Pusdikpom Kota Cimahi, Lapangan Sintetis Lodaya, Stadion Siliwangi, hingga saat ini telah mempermanenkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan Sport Jabar Arcamanik menjadi tempat berlatih skuat asuhan Mario Gomez.

    Musim ini bisa dibilang Persib memiliki tempat latihan semi-eksklusif. Bahkan menurutnya, Persib memiliki sarana terbaik dibanding klub-klub Liga 1 lainnya.

    "Kita sudah tahu rencananya seperti apa ke depan, karena kita sudah pernah ke Manchester United (Old Trafford), ke Etihad Stadium. Kita sudah tahu ke depannya rencana kita seperti apa," kata Teddy, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (8/8).

    Bilamana pengelolaan jangka panjang GBLA ini sudah disahkan, pihaknya akan mengkomersialkan sekeliling stadion. Seperti dengan mendirikan merchandise store, stadium tour hospitality dan museum.

    "Pemerintah harus memikirkan secara bisnis juga, misalnya GBLA yang pakai Persib, pasti enggak nutup biaya operasional. Kalau kita kelola, pasti akan memberikan kontribusi, bukan negatif tapi positif untuk pemerintah daerah," paparnya.

    Hanya saja, Teddy tak menampik mewujudkan hal ini harus ada regulasi yang diikuti. Demikian, membutuhkan waktu agar taat kepada aturan. Namun dia mengklaim, rencana ini sudah mendapatkan respon positif dari pemerintah setempat.

    "Mudah-mudahan dukungan dari pemerintah setempat, karena mau bagaimanapun Persib milik masyarakat Bandung dan Jawa Barat," katanya.

    Menurut dia, bila terlaksana akan menjadi percontohan daerah lain. Demikian sepak bola di negeri ini semakin berkembang dan maju. "Tujuan kita adalah ingin memajukan industri sepakbola, begitupun daerah lain, kalau Persib bisa, daerah lain bisa, imbasnya nanti ke sepakbola nasional jadi lebih bagus," ungkapnya.

    Lebih lanjut, sejak tiga tahun terakhir pihaknya sudah bergerak membeli lahan di sekitar GBLA. Kini sudah 10 hektar yang menjadi milik Persib. Nantinya, lahan ini bakal digunakan sebagai komplek latihan skuat Maung Bandung.

    "Kita sudah rencanakan bangun satu fasilitas latihan disitu. Mulai dari lapangan besar, lapangan futsal, kolam renang, tempat fitness, terapi, dan apartemen mess. Baik itu untuk tim senior maupun diklat," bebernya.

    Pembangunan akan dirampungkan secara bertahap. Kelak, skuat Maung Bandung akan lebih mudah mengakses lokasi venue laga di Stadion GBLA. "Pemain gak akan capek kalau misalnya pertandingan. Kalau sekarang kan bisa 1,5 jam ke stadion. Secara fisik dan mental sudah capek duluan. Kita planingnya sudah cukup panjang," katanya.

    Teddy beraharap, komplek pusat latihan Persib ini rampung dalam dua atau tiga tahun ke depan. Memang dia tak menampik, proses pembangunan perlu dicicil hingga tak terlalu memberatkan pihaknya. Soal budget, Teddy belum bisa buka suara.

    "Yang penting lapangan dulu jadi bisa dipakai untuk latihan. Pelan-pelan, yang lain bisa sambil dikerjakan, nyusul. Ada skala prioritas, kita sesuaikan dengan kemampuan kita," pungkasnya. (ddy)

    TAG :


    Berita TERKAIT