• 155 Ribu Warga Indramayu Belum Terima KTP-el

    Oleh : erika25 September 2018 17:42
    INILAH, Indramayu- Sedikitnya 155 ribu warga Kabupaten Indramayu yang telah melakukan perekaman data belum menerima kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) hingga kini.

    Warga yang belum menerima KTP-el itu kini terpaksa hanya mengantongi surat keterangan (suket) sebagai pengganti.

    Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu, Kanadi Monoisman mengungkapkan, kondisi itu akibat keterbatasan blangko KTP-el dari pemerintah pusat.

    "Seratus lima puluh lima ribu warga itu statusnya print ready record atau sudah rekam siap cetak. Tapi, karena blangko dari pusat terbatas, warga yang sudah melakukan perekaman data tak bisa langsung memperoleh fisik KTP-el," terangnya.

    Bagi mereka pihaknya memberikan suket yang berfungsi sama dengan KTP-el. Hanya saja, suket tersebut berlaku selama enam bulan.

    Bila dalam waktu enam bulan blangko KTP-el tak juga tersedia, suket yang ada akan diperpanjang.

    Namun, Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 Tentang Pemilu, pemilih wajib memiliki KTP-el pada Pemilu 2019. Dengan kata lain, suket tidak bisa digunakan untuk mencoblos pada Pemilu 2019.

    Kanadi menyebutkan, blangko KTP-el yang datang biasanya mencapai sekitar 10 ribu/bulan. Blangko tersebut akan langsung dibagi untuk warga yang tersebar di 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.

    "Tapi, pembagiannya tak dilakukan merata di 31 kecamatan, melainkan disesuaikan jumlah penduduk dan pemohon yang ada di kecamatan tersebut," jelasnya.

    Sebelumnya, Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Indramayu, Dudung Indra Ariska mengakui, pencetakan KTP-el masih terkendala ketersediaan blangko. Dia pun menyesalkan kondisi itu karena kewajiban kepemilikan KTP-el berasal dari Pemerintah Pusat.


    TAG :


    Berita TERKAIT