• Headline

    Lima Kasus Dugaan Kecurangan Pilkada Purwakarta Dihentikan

    Oleh : Asep Mulyana10 Juli 2018 17:44
    INILAH, Purwakarta - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purwakarta, telah menghentikan lima kasus dugaan pelanggaran yang dilaporkan salah satu kandidat di Pilkada Purwakarta 2018.

    Adapun kelima kasus yang dilaporkan itu, yakni dugaan penggelembungan suara, dugaan pembongkaran kotak suara, dugaan perlindungan penggelembungan suara dengan terlapor Ketua KPU Purwakarta. Kemudian, dugaan penyalahgunaan model C6 dan terakhir dugaan money politik.

    Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Ujang Abidin membenarkan terkait hal tersebut. Menurut dia, status penghentian lima kasus dugaan pelanggaran ini sudah keluar.

    "Jadi, semua kasusnya dihentikan, setelah sebelumnya dilakukan pembahasan dengan Tim Gakkumdu dari kepolisian dan kejaksaan," kata Ujang, Selasa (10/7/2018).

    Dia menjelaskan, alasan penghentian kasus ini berbeda-beda. Di mulai dari belum terakomodirnya sanksi bagi terlapor dalam UU 10 tahun 2016. Khususnya, untuk kasus dugaan pembongkaran kotak suara oleh PPS, ketiadaan saksi dan bukti, hingga jenis pelanggarannya.

    Karena, sambung dia, laporan ini merupakan pelanggaran administratif bukan pidana pemilu. Sehingga tindaklanjutnya direkomendasikan kepada KPU.

    "Alasan penghentian lebih lengkap kasus perkasus sudah kita sampaikan kepada pelapor," katanya.

    Ujang menegaskan, keputusan tersebut merupakan hasil kajian mendalam Tim Sentra Gakkumdu secara maraton dalam beberapa hari terakhir pasca dilakukan klarifikasi terhadap pelapor, saksi maupun terlapor dan analisis bukti bukti.

    TAG :


    Berita TERKAIT