• Alun-Alun Garut Masih Menjadi Tempat Favorit Ngabuburit

    Oleh : Nul Zainul Mukhtar23 Mei 2018 20:07
    fotografer: Nul Zainul Mukhtar
    INILAH, Garut-Hingga kini, kawasan Lapang Otto Iskandardinata atau Alun alun Garut masih tetap menjadi tempat terfavorit ngabuburit dibandingkan sejumlah tempat yang kerap dijadikan warga Garut sebagai lokasi ngabuburit ketika saum Ramadan.

    Hal itu karena lokasinya memang strategis. Ruang terbuka cukup luas di tengah perkotaan, dan mudah dijangkau dari berbagai arah. Termasuk para pengguna jasa angkutan kota dari berbagai jurusan daerah.

    Banyaknya pohon perindang sekeliling Alun alun membuat warga betah berlama-lama duduk di bangku taman di lingkungan Alun alun menikmati suasana sambil menunggu waktu berbuka saum tiba.

    Setiap Ramadan, kawasan Alun alun Garut selalu ramai dikunjungi warga sejak hari pertama pelaksanaan saum. Mulai kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Baik laki-laki maupun perempuan.

    Sebagian mereka tampak duduk-duduk di bawah pepohonan rindang sambil asyik mengobrol, dan sekali-kali memainkan telepon genggam. Sebagian terlihat asyik bermain kucing-kucingan, sepakbola maupun bersepeda.

    Suasana lapang Alun alun kian tampak ramai karena selepas zuhur, pengelola mainan anak-anak berdatangan menyambut warga yang ngabuburit.

    Semakin sore, kerambaian bertambah dengan berdatangannya para pedagang makanan aneka jajanan. Minuman segar maupun goreng-gorengan. Sehingga warga tak harus khawatir kesulitan mendapatkan menu takjil berbuka saum. Menu kuliner paling banyak diserbu warga, terutama es goyobod, es kelapa muda, aneka kolak, dan penganan goreng-gorengan.

    Suasana berangsur sepi beberapa menit menjelang waktu berbuka saum tiba. Sebagian pengunjung membeli makanan dan minuman di sana untuk dibawa pulang ke rumah. Sebagian tetap menunggu berbuka di sana.

    Banyak pula yang masuk Masjid Agung Garut menyengaja berbuka saum dengan makanan (takjil) yang disediakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung.

    Sejak siang, kerumunan warga terlihat di Masjid Agung Garut dan pelatarannya, serta di sekitar bangunan Babancong. Di dalam masjid tersebut banyak warga mengaji al Qur’an. Sebagian lagi terlihat membaca buku-buku keislaman.

    "Setiap Jumat-Sabtu-Minggu sore atau hari libur saya dan istri berserta anak pasti ke sini. Ya ngabuburit lah. Memang yang saya tahu, dari dulu setiap bulan puasa, Alun alun ini selalu dijadikan tempat ngabuburit. Karena tak hanya main saja tetapi bisa sambil baca Quran di Masjid Agung," kata Muhammad Erfan (40) warga Tarogong Kidul, Rabu (23/5/18).

    Menurut warga lainnya asal Kampung Curug Kelurahan Suci Kaler Kecamatan Karangpawitan Idrus (55), ngabuburit ke Alun alun Garut murah meriah.

    Dia menyebutkan, dirinya biasa berangkat dari rumah sesudah asar. Terkadang naik angkot. Terkadang menggunakan sepeda motor.

    Dia sengaja ngabuburit ke Alun alun Garut sambil mengasuh cucu.

    Selain kawasan Alun Alun Garut, terdapat sejumlah tempat kerap dipilih warga menjadi lokasi ngabuburit di wilayah perkotaan. Antara lain kawasan Alun alun Tarogong Kaler, Lapangan Olahraga Merdeka Kerkoff Tarogong Kidul, Lapang Golf Ngamplang, kawasan Bundaran Simpang Lima Tarogong Kidul, dan sejumlah pusat perbelanjaan.[jek]



    TAG :


    Berita TERKAIT