• Pelajar SD dan SMP di Purwakarta Wajib Pendalaman Agama

    Oleh : Asep Mulyana17 Mei 2018 18:15
    INILAH, Purwakarta - Pemkab Purwakarta, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, mengeluarkan edaran bagi para pelajar berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) selama bulan suci Ramadan.

    Dalam edaran tersebut, para pelajar dari mulai tingkat SD dan SMP diwajibkan untuk mengikuti pelajaran pendalaman agama di masing-masing sekolah. Hal ini, untuk mengisi kekosongan KBM yang hanya tinggal menunggu pembagian raport.

    "Terhitung satu ramadan ini, para pelajar tingkat SD dan SMP harus mengikuti kegiatan pendalaman agama. Sedangkan KBM pada umumnya, diliburkan dulu sementara waktu," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Purwanto, Kamis (17/5/2018).

    Menurut Purwanto, selama bulan puasa ini para pelajar diistilahkannya mengikuti kegiatan pesantren. Tapi bukan pesantren kilat.

    Untuk anak SMP misalnya, mereka harus mengikuti pesantrennya sampai 22 hari. Terhitung sejak Kamis (17/5) sampai Kamis (7/6).

    Sedangkan untuk pelajar SD, lanjut Purwanto, mereka mengikuti kegiatan pesantrennya lebih pendek. Karena, mulainya Senin (28/5) sampai Kamis (7/6). Pelajar SD ini mendalami agama 11 hari.

    Pendalaman agama ini, sambungnya, bisa dilakukan di masing-masing sekolah dengan mendatangkan guru agama. Atau, para pelajar ini bisa menimba ilmu langsung ke pondok pesantren ataupun masjid di sekitar lokasi sekolah.

    "Jadi, soal tempat untuk anak itu mendalami agama ini, tergantung dari kesiapan masing-masing sekolahnya," tambah dia.

    Terkait jumlah pelajar yang akan mengikuti kegiatan pendalaman agama ini, lanjutnya, untuk siswa SD ada 98.878 pelajar. Untuk pelajar SMP ada 40.425 siswa.

    Program ini, berlaku juga bagi pelajar yang menganut agama di luar Islam. Pelajar yang nonmuslim juga turut mengikuti pelajaran agama sesuai dengan keyakinan meraka masing-masing.

    "Kita juga akan menggandeng guru lintas agama. Supaya, anak-anak yang nonmuslim ini tetap terakomodir untuk megikuti pelajaran pendalaman agama ini," pungkasnya.

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT