• Rehabilitasi 5 Venue Asian Games 2018 Selesai Juni

    Oleh : dea20 Maret 2018 17:43

    INILAH, Bandung - Rehabilitasi lima venue pelaksanaan Asian Games 2018 ditargetkan selesai pada Juni 2018. Saat ini, pengerjaan sendiri baru mencapai 20-30 persen, hal tersebut lantaran penganggaran serta pengerjaan di venue yang ada di Jabar tidak terlalu besar bila dibanding venue lain diluar Jabar.

    Untuk diketahui, lima cabang olah raga yang dipertandingkan di Jawa Barat, yakni Sepak Bola, Kano Slalom, Paragliding, Road Bicycle Racing, dan Mountain Bike Cycling atau Sepeda Gunung.

    "Yang jelas pengerjaan sarana di Jabar belum tinggi presentasenya, kayak Jakarta dan Sumsel karena anggaran 2018, yang lain mulai di 2016, 2017, " kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (20/3/2018).

    Di Jabar sendiri, perbaikan yang paling besar ada di penggantian rumput Stadion Si Jalak Harupat, yakni sebesar Rp 30 miliar dan pengaspalan jalan menuju venue Road Bicycle Racing di Subang.

    "Yang lainnya perbaikan toilet, kalau bisa toilet bintang empat, kan enak kalau di toilet nyaman, bersih diluarnya juga pasti enak," katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Yudha M Saputra mengatakan pembangunan venue di Jabar tidak seperti pembangunan venue di Palembang dan Jakarta seperti venue Boling , Dayung yang dilakukan sejak 2014. Di Jabar dimulai 2018. Penganggaran sendiri dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR.

    "Sekarang ini dibahas persiapannya, kesiapannya dilaporkan ke Gubernur, Kata Gubernur siap menyukseskan," katanya.

    Kemudian, Sekretaris Jendral INASGOC atau Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee, Eris Herriyanto menyebut pihaknya akan mulai bekerja pada H-100. Saat ini pihaknya sedang mulai melakukan penyeleksian Volunteer yang sudah ditutup pada 18 Maret 2018.

    "17000 yg masuk, keamanan saja libatkan BIN dkk, syarat umur 18-40 tahun, Mahasiwa diutamakan karena cerminan, berkelakuan baik, kita gak mau kecolongan soal keamanan soal volunteers. Kebutuhan 13000 untuk ditempatkan di tiga kota itu," katanya.

    Volunteer sendiri akan dibagi menjadi 20 fungsi tergantung penempatan lokasi venue. Untuk masa kerja, diperkirakan hanya akan bekerja tiga minggu. Nantinya volunteer akan mendapatkan uang makan dan uang transport.

    "Kita prioritaskan itu (Volunteer) luar kota, jadi volunteers dia bisa punya pengalaman yang kedua bisa buka jaringan dan pengetahuan meningkat. Gimana sih multi event, mereka juga bisa punya temen banyak, pelayanan dia bisa diapresiasi org luar," katanya.

    Selanjutnya, pihaknya akan mulai menyeleksi volunteer dari segi administrasi, jika lolos, maka akan diperiksa dari segi data, apakah pernah tersangkut masalah narkoba atau tidak, kemudian dari aktifitas terorisme juga yang akan dicek di BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), setelah itu baru masuk pada psikotes untuk memeriksa kejiwaan.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT