• Headline

    Emil Paparkan Tiga tahap Membangun Smart City

    Oleh : Rianto Nurdiansyah28 September 2018 19:45
    INILAH, Bandung-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan ada tiga tahap dalam membangun Smart City yang baik. Hal tersebut dia sampaikan pada acara Leader's Talk di Bandung ICT Expo and Digital Broadband Summit (DBS) 2018 di Trans Convention Center, Jalan Jendral Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (28/9/2018).

    Pada kesempatan ini, Emil -sapaan Ridwan Kamil- disapuk sebagai pembicara dengan topik “Aplikasi Smart City di Kota Bandung dan Rencana Implementasi Smart City 5 Tahun Mendatang di Jawa Barat”.

    Tiga tahap itu, yang pertama adalah Smart City 1.0 yang mendigitalisasikan segala yang berbentuk manual menjadi digital. Adapun rahapan kedua, yakni menuju Smart City 2.0 sebuah interaksi yang dibangun dengan masyarakat secara online atau digital. Sementara yang terakhir Smart City 3.0 dimana sebuah kota sudah dikatakan maju dalam segala aspek.

    “Pada saat ini posisi Jawa Barat masih dalam tahap pengembangan Smart City 2.0, hal ini menjadi target Pemerintah Provinsi Jawa Barat baik kota maupun desa untuk mengaplikasikannya," papar Emil.

    Dia mengklaim, saat ini akan terus berupaya membuat pelaksanaan kinerja di lingkungan Provinsi Jawa Barat berjalan lebih efektif dan efisien. Karena itu pihaknya akan menyiapkan Command Center yang nantinya semua Big Data di Jabar dapat dikelola dan dianalisa dengan baik. Dalam program ini, Pemerintah Jawa Barat menghibahkan masing-masing 20-30 milyar untuk setiap Kota dan Kabupaten.

    Hal tesebut pernah dibuktikan tatkala masih menjabat Wali Kota Bandung. Menurut dia, pemanfaatan aplikasi digital smart city membawa perubahan dari nilai akuntabilitas C menjadi A dalam waktu 2 tahun. Demikian menjadikan Bandung sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang nilai akuntabilitasnya A serta 80% faktornya karena pemanfaatan Digital Governance.

    Lebih lanjut, Emil juga meminta Telkom University (Tel-U) sebagai penggagas ICT Expo 2018 untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan desa digital di Jawa Barat.

    ”Dalam misinya menjadikan Jawa Barat sebagai Provinsi Digital Indonesia, saya titip hal itu kepada Telkom University dalam mendukung misi pemerintah untuk merubah Indonesia melalui Jawa Barat,” pungkasnya.

    Sementara itu, Rektor Telkom University Adiwijaya mengatakan pihaknya memiliki tanggung jawab untuk turut serta mewujudkan tekad besar Indonesia. Yaitu agar menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2025. Karena itu tema ICT Expo yang diangkat adalah "Inspiring The Digital Indonesia 2025"

    Dia katakan, pelaksanaan ini secara tidak langsung merupakan cita-cita dari pengembangan amanah PT Telkom, terutama terkait dengan perkembangan masyarakat digital.

    "Diharapkan dapat memberikan masukan dan rekomendasi mengenai teknologi digital kepada Pemerintah Indonesia,” ujar Adiwijaya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT