• DPRD Berharap Direksi Bjb Diisi Warga Jawa Barat

    Oleh : Rianto Nurdiansyah09 Oktober 2018 16:52
    INILAH, Bandung-DPRD Jawa Barat menilai pembagian tugas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakilnya Uu Rudzhanul untuk menangani BUMD termasuk Bank BJB sudah tepat.

    Diketahui, pada tahun pertama masa jabatannya sebagai pemimpin Jabar, Emil -sapaan Ridawan Kamil- mempercayakan Uu untuk menangani BUMD.

    Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jabar Eryani Sulam mengatakan untuk menangani BUMD ini memang perlu konsentrasi yang khusus.

    "Berbagi kewenangan (antara gubernur dengan wakil gubernur) itu tepat. Penanganan BUMD perlu konsentrasi khusus," ujar Eryani di Kota Bandung, Selasa (9/10/2018).

    Eryani pun memuji kolaborasi antara kedua pucuk pimpinan di Jabar ini dalam meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah tersebut. "Jadi kewenangannya diberikan setahun ke Pak Wagub, itu betul," katanya.

    Selain itu, dia turut mendukung upaya penyegaran di tubuh Bank BJB. Terlebih untuk mengakomodasi putra-putri daerah terbaik pada jajaran direksi.

    Penyegaran terhadap jajaran direksi Bank BJB, kata dia, dapat meningkatkan kinerja juga memberi ruang untuk putra daerah.

    "Saya kira layak juga untuk dilakukan penyegaran," katanya.

    Melihat dari tujuan awal, Bank BJB didirikan salah satunya agar dapat menjadi kebanggaan warga Jabar. Demikian, lanjut dia, tidak sekadar berkontribusi untuk perekonomian saja, namun mencakup juga pendayagunaan putra daerah.

    "Kenapa tidak orang Jawa Barat di direksi. Yang jelas ini kan Bank Jabar," ucapnya.

    Eryani menginginkan jenjang karier di Bank BJB berjalan dengan baik. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan pola rekruitmen direksi berasal dari internal bank tersebut.

    "Ketika kariernya juga berpotensi, tidak menutup kemungkinan. (Direksi) itu juga dibuka dari internal ini. Sepanjang sesuai dengan OJK, aturan tidak dilanggar," katanya.



    TAG :


    Berita TERKAIT