• Pindad Terbangkan Excava 200 ke Palu

    Oleh : Doni Ramdhani09 Oktober 2018 16:01
    fotografer: Doni Ramdhani
    INILAH, Bandung - Guna membantu pemulihan pascagempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Pindad mengirimkan satu unit eskavator buatannya Excava 200.

    Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan, pihaknya berbela sungkawa dan prihatin terhadap para korban. Kehadiran bantuan alat berat itu diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

    "Pengiriman satu unit Excava 200 ke Palu ini merupakan bukti bakti BUMN hadir untuk negeri. Kami berharap dengan hadirnya Excava 200 di Palu dapat sedikit meringankan dan mendukung kerja tim tanggap darurat dalam proses pemulihan pascabencana," kata Abraham, Selasa (9/10).

    Direktur Bisnis Produk Industrial Pindad Heru Puryanto menyebutkan, penerbangan alat berat itu diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, pagi tadi. Ekskavator yang dikirim menggunakan pesawat itu merupakan produksi terbaru tahun rakitan 2018 berwarna merah putih.

    Sebelumnya, empat unit Excava 200 juga telah membantu proses pemulihan bencana. Rinciannya, satu unit milik Dirjen Sumber Daya Alam dan tiga unit milik Dirjen Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) produksi 2017.

    Menurutnya, produk ekskavator berbobot 21,7 ton ini tersera pasar. Antara lain unit tersebut dibeli Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Pemprov DKI Jakarta, PT Barata, dan perusahaan pertambangan swasta. Khusus produk industrial ini Pindad memiliki kapasitas produksi satu unit per hari.

    Sejauh ini, alat berat berukuran panjang 9,542 m, lebar 2,895 m, dan tinggi 3,193 m itu telah terjual sebanyak 227 unit. Pada 2016 terjual sebanyak 27 unit, pada 2017 sebanyak 130 unit, dan hingga September 2018 ini terjual 70 unit.

    "Hingga akhir 2018 ini, ekskavator buatan dalam negeri ini diproyeksikan terjual sebanyak 130 unit," ucapnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT