• Headline

    Harga Daging Ayam di Bandung Naik

    Oleh : Doni Ramdhani17 Mei 2018 18:19
    INILAH, Bandung - Pada awal Ramadan tahun ini, harga sejumlah komoditas naik. Namun, ada juga yang menunjukkan tren penurunan. Satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah daging ayam.

    Dadang (45), pedagang Pasar Ciahurgeulis menyebutkan daging ayam dibanderol Rp40 ribu/kg. Padahal, sehari sebelum Ramadan komoditas favorit masyarakat itu dipatok Rp34-36 ribu/kg.

    "Naiknya itu pas mau hari pertama Puasa. Sekarang harganya Rp40 ribu/kg," kata Dadang, Kamis (17/5).

    Di lapak lain, penurunan harga justru terjadi untuk telur. Harga komoditas ini turun Rp500 dari sebelumnya. Kini, telur dijual dengan harga Rp25 ribu/kg.

    Sementara itu, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) memastikan pasokan daging ayam di pasaran pada Ramadan ini relatif aman.

    "Untuk pasokan daging ayam di bulan Ramadan ini dijamin tidak ada kekurangan. Yang kita khawatirkan, justru petani merugi seperti tahun lalu," kata Ketua GOPAN Herry Dermawan.

    Menurutnya, saat ini harga day-old-chic (DOC) relatif tinggi. Normalnya, bibit ayam pedaging ini dibanderol Rp4.000-4.200/ekor.

    Pada April lalu, harganya melonjak sekitar Rp5.000-5.200/ekor. Dia pun menyebutkan, kini harga pakan relatif stabil. Harganya berada di kisaran antara Rp6.400-6.700/kg.

    Dengan ongkos produksi sebesar itu, Herry mengaku saat ini harga ayam di kandang dipatok sekitar Rp18.500/kg. Sebenarnya, agar mendapatkan keuntungan yang wajar para peternak ingin komoditas ini dihargai sekitar Rp19 ribu/kg.

    Para peternak tak bisa mengendalikan harga daging ayam di tingkat konsumen. Harga jual diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Dia tak memungkiri jika bisa melonjak saat Ramadan tiba.

    "Soalnya, saat munggah puasa biasanya harga bibit mahal dan biaya produksi tinggi," tambahnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT