• Kemendikbud Ajukan 100 Ribu Guru Baru Setiap Tahun

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar07 Juni 2018 11:01
    INILAH, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengajukan penambahan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 100 ribu orang kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada tahun ini.

    Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Ari Santoso mengatakan, jumlah guru di Indonesia saat ini sebanyak 2.114.765 orang yang terdiri dari 1.378.940 orang guru ASN dan 735.825 orang guru non-ASN. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan guru saat ini dibutuhkan sebanyak 988.133 orang tenaga guru yang baru.

    "Namun, dengan asumsi ada guru yang bisa mengajar lebih dari satu mata pelajaran dan dapat mengajar di tingkat kelas yang berbeda maka bisa diupayakan cukup dengan 707.324 guru PNS saja,” jelas Ari kepada pers di Jakarta, Kamis (7/6).

    Ari menambahkan usulan penambahan jumlah guru sebanyak 100 ribu orang akan dilakukan setiap tahunnya selama tujuh tahun untuk memenuhi kebutuhan guru dari tahun 2018 sampai 2024 yang diprediksi akan mencapai 707 ribu orang.

    Hal ini dilakukan untuk memenuhi kekurangan guru akibat adanya yang pensiun, mutasi, promosi, meninggal, penambahan ruang kelas baru, penambahan unit sekolah baru, dan sebagainya.

    “Pola rekrutmen guru sesuai dengan pola yang di tentukan dan berkualitas, karena guru akan mendidik anak-anak kita untuk menjadi generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

    Terkait dengan prioritas sekolah yang membutuhkan guru baru, Ari mengatakan, Kemendikbud membuat urutan atau peringkat berdasarkan kriteria yang ditentukan, seperti ketersediaan ASN, status daerah tertinggal, rasio guru dan murid, mata pelajaran prioritas, dan fiskal.

    “Penentuan sekolah yang membutuhkan guru baru ditempatkan ke sekolah sesuai dengan peta perhitungan, dan dikawal agar tidak di tempatkan di luar sekolah yang membutuhkan,” pungkas Ari.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT