• Disdik Jabar Mulai Sosialisasikan PPDB

    Oleh : Okky Adiana15 Mei 2018 16:23
    INILAH, Bandung - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018-2019 jenjang SMA, SMK, dan SLB sudah mulai disosialisasikan secara bertahap oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

    Sosialisasi dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat luas terkait PPDB dengan baik.

    Sekertaris 1 Panitia PPDB, Dian Peniasiani, mengatakan, ada beberapa perbedaan mekanisme PPDB pada tahun ini dengan tahun sebelumnya.

    Pertama soal pendaftaran, jika tahun lalu masyarakat bisa mendaftar secara online, langsung dengan identitasnya dia menginput data dirinya sendiri secara online, sementara untuk tahun ini, dengan pertimbangan, tidak semua masyarakat bisa mengoperasikan IT, maka pendaftaran ke sekolah langsung yang dituju.

    Tidak hanya itu, bagi siswa yang akan mendaftar ke sekolah di luar kota atau kabupaten, siswa dapat mendaftarkan diri melalui cabang dinas sesuai domisili.

    Perbedaan kedua, untuk jalur PPDB tahun sebelumnya, jalur PPDB dibedakan secara garis besar menjadi jalur akademik dan jalur non-akademik. Untuk tahun ini, jalur PPDB dibagi menjadi beberapa jalur.

    "Pertama jalur untuk keluarga tidak mampu. Kedua, jalur untuk warga penduduk setempat. Ketiga, jalur penghargaan maslahat guru, ada anak kebutuhan khusus atau anak disabilitas. Keempat, jalur prestasi dan ada jalur nilai hasil ujian nasional," jelas Dian.

    Menurutnya, hal yang baru pada PPDB tahun ini adalah, adanya jalur warga penduduk setempat. Jalur ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat di sekitar sekolah yang tidak memenuhi kriteria jalur lainnya.

    "Hal ini juga didukung oleh peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan, bahwa seleksi yang utama yaitu berdasarkan jarak," ucapnya.

    Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengaku optimis, PPDB tahun ini akan berjalan baik dan sukses. Secara substansial PPDB hadir untuk memberikan keadilan kepada seluruh sekolah.

    Hadadi berharap, seluruh sekolah di Jawa Barat memiliki kualitas yang sama. Tidak ada lagi pelebelan sekolah-sekolah favorit.

    "Kita ingin melakukan pemerataan kualitas pendidikan. Inilah komitmen kita. Sehingga dengan pemerataan kualitas, PPDB akan berjalan baik. Kami juga ingin seluruh sekolah di Jawa Barat mempunyai kualitas yang sama. Maka sekolahnya harus dipantaskan. Memantaskan diri, maka tidak ada sekolah elit atau sekolah alit. Semuanya elit," pungkas Hadadi.

    Jadwal pendaftaran PPDB untuk Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat Guru (PMG) dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)/ Disabilitas, Warga Penduduk Setempat (WPS), dan Prestasi dilaksanakan 4 hingga 8 Juni 2018. Sedankan untuk pendaftaran jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dilaksanakan pada 5, 6, 7, dan 9 Juli 2018.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT