• Headline

    KPU Segera Tetapkan Kemenangan Ade-Iwan

    Oleh : Rishad Noviansyah09 Agustus 2018 16:54
    INILAH, Bogor- KPU Kabupaten Bogor menyiapkan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih dalam Pilkada 2018. Langkah ini diambil usai Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mengabulkan gugatan yang diajukan pasangan calon nomor urut tiga Jaro Ade-Ingrid Kansil dalan Sidang Putusan Dismissal, Kamis (9/8).

    Komisioner KPU Kabupaten Bogor Divisi Hukum Erik Fitriadi mengungkapkan, putusan MK menyebutkan pemohon Jaro Ade-Ingrid Kansil tidak memiliki kedudukan hukum legal standing dalam gugatannya.

    "Permohonan pemohon tidak dapat diterima setelah MK melakukan Sidang Dismissal," kata Erik.

    Sesuai PKPU Nomor 9 Tahun 2018 Pasal 54 ayat 5 Tentang Rekapitulasi Suara Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota 2018, KPU segera menjadwalkan penetapan bupati dan wakil bupati terpilih setelah sidang gugatan selesai.

    "Kita mau rapatkan dulu jadwalnya untuk penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih," katanya.

    Diketahui, dalam sidang putusan Nomor 28/PHP.BUP-XVI/2018, Mahkamah Konstitusi menimbang bahwa Pasal 158 ayat (2) huruf d UU Pilkada.

    Disebutkan “Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil penghitungan perolehan suara dengan ketentuan kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 1.000.000 (satu juta) jiwa, pengajuan perselisihan perolehan suara dapat dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak sebesar 0,5% (nol koma lima persen) dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir KPU Kabupaten/Kota."

    Sedangkan berdasarkan hasil penetapan KPU pasangan Jaro Ade-Inggrid Kansil terpaut cukup jauh dengan bupati dan wakil bupati terpilih Ade Yasin-Iwan Setiawan dengan persentase 2,38%.

    Dan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang diserahkan KPU Kabupaten Bogor adalah sebanyak 4.246.307 jiwa.


    TAG :


    Berita TERKAIT