• Headline

    Bro-Sis PSI Yakin Kuasai 20% DPR RI

    Oleh : Rishad Noviansyah20 Juli 2018 16:15
    INILAH, Bogor- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sangat percaya diri mendapatkan 20% kursi DPR RI dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

    PSI sendiri menerjunkan 575 bakal calon legislatif (bacaleg) di 80 daerah pemilihan (dapil) dan semuanya di bawah usia 45.

    Ketua Umum PSI Grace Nathalie menjelaskan, partainya diisi oleh anak-anak muda yang diyakini akan efektif merangsek ke kalangan pemilih pemula, dengan pendekatan komunitas hingga media sosial, meski pada strategi menyesuaikan dengan daerah yang ada.

    "Kita sadar tidak semua daerah punya akses Internet yang bagus. Nanti ada treatment khusus lah itu. Intinya, untuk DPR RI kita daftarkan 575 nama di 80 dapil. Artinya ini 100% dan target kita 20% duduk di parlemen," kata Grace usai halal bihalal PSI di Joglo Keadilan, Jalan Parakan Salak Nomor 1, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (20/7).

    Grace sendiri menjadi bacaleg DPR RI dari Dapil Jakarta Utara-Barat dengan nomor urut lima. Menurutnya, pemberian nomor urut berdasarkan undian. Meski figur caleg pun dilihat.

    "Jadi jangan asal nomor satu doang. Tapi saya pastikan, semua yang maju di Pileg punya kualifikasi yang setara," katanya dan akan tetap mempertahankan sapaan 'Bro' dan 'Sist' di Senayan.

    Seperti di Kabupaten Bogor yang belum memiliki infrastruktur internet yang merata di semua wilayah, Grace pun menyadarinya. Selain itu, PSI fokus memilih figur yang diyakini bisa menyelesaikan masalah utama di suatu daerah.

    "Kita ada dua artis untuk bacaleg DPR RI. Yaitu Giring Ganesha dan Haryanto Arbi. Untuk yang lain saya minta mereka maksimalkan medsos. Karena itu tulang punggung PSI dan bisa menghemat biaya dan waktu. Urusan terkenal mah cuma bonus. Jika mereka ke Senayan, tugas mereka bikin aturan. Jadi harus tahu permasalahan di dapilnya dan apa yang mau disuarakan nanti," kata dia.

    Dia memastikan PSI siap membuka kinerja mereka ke publik saat duduk di parlemen nanti. "Kita mau ajak masyarakat sadar, wakil mereka itu harus kerja maksimal. Suara itu mahal. Jangan sampai yang dipilih nanti malah bolos dan gak bisa dipecat," katanya.

    Salah satu bacaleg PSI dari Dapil Jawa Barat V Kabupaten Bogor Fajar Riza Ul Haq melihat belum ada anggota DPR RI dari Kabupaten Bogor duduk di Komisi X yang mengurusi bidang pendidikan. Padahal, kata dia, masalah dalam aspek pendidikan di Kabupaten Bogor sangat krusial.

    "Ada tiga masalah utama dari data yang kami peroleh. Yakni soal SDM pendidikan, infrastruktur dan lingkungan. Yang saya tahu, dari sembilan anggota DPR dari Kabupaten Bogor hasil Pileg 2014 tidak ada yang duduk di Komisi X soal pendidikan. Saya akan fokus ke sana," kata Riza.

    TAG :


    Berita TERKAIT