• Headline

    Tol Bocimi Sukses Urai Kemacetan

    Oleh : Reza Zurifwan20 Juni 2018 18:41
    INILAH, Bogor - Geliat Jalan Tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) sangat sukses sejak difungsikannya pada Jumat (8/6) lalu. Baik arus mudik maupun balik hingga hari ini berhasil menurunkan permasalahan kemacetan dan memperpendek waktu tempuh.

    "Dengan difungsikannya Jalan Tol Bocimi telah menurunkan permasalahan kemacetan yang dulunya butuh waktu 1,5 jam saat ini menuju perbatasan Cicurug, Sukabumi hanya membutuhkan waktu 20 menit dan jika menggunakan jalan tol malah bisa 8 menit saja," ujar Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama kepada wartawan, Rabu (20/6).

    Pria asli Palembang ini menerangkan banyak upaya yang dilakukan oleh pihaknya baik itu Polres Bogor maupun Polda Jawa Barat untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Bogor Sukabumi maupun Jalan Tol Bocimi.

    "Bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, kepolisian mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor Sukabumi maupun Jalan Tol Bocimi. Mereka kami sebar mulai dari Ciawi hingga Cigombong atau Cicurug, Sukabumi. Alhamdulillah hingga hari ini Tol Bocimi berjalan sukses dan tidak ada kecelakaan lalu lintas,"terangnya.

    AKP Hasby menjelaskan sejak dua hari lalu Jalan Tol Bocimi hanya dibuka untuk arus balik kendaraan dari Sukabumi ke arah Bogor atau Jakarta. Dia memprediksikan arus balik menuju Bogor atau Jakarta terjadi hari minggu nanti.

    "Memang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah masa liburnya tetapi pegawai swasta dan pelajar masih dalam masa libur Hari Raya Idul Fitri. Prediksi saya puncak arus balik di Jalan Raya Bogor Sukabumi maupun Jalan Tol Bocimi terjadi pada hari minggu nanti karena puncak arus mudik menuju Sukabumi juga terjadi pada H-1 Hari Raya Idul Fitri," jelas AKP Hasby.

    Untuk arus kendaraan yang menuju Puncak atau sebaliknya juga terbilang lancar walaupun jumlah arus kendaraan menuju Puncak bisa mencapai 38.000 kendaraan

    "Selain mengurus arus balik di Jalan Raya Bogor Sukabumi dan Jalan Tol Bocimi kami juga terus mengurai kemacetan di Jalur Puncak karena tingkat kunjungan wisatawan mencapai ratusan ribu orang, itu dilihat dari jumlah kendaraan perharinya yang bisa mencapai 35.000-38.000 unit kendaraan roda empat perharinya," paparnya.

    AKP Hasby menjelaskan untuk mengurai kemacetan di Jalur Puncak, pihaknya menerapkan rekayasa arus lalu lintas satu arah (one way) pada pagi dan sore hari.

    "Pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB kami menerapkan rekayasa arus lalu lintas satu arah menuju Puncak dan pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB kami menerapkan rekayasa arus lalu lintas satu arah menuju Bogor atau Jakarta. Kalau kendaraan roda dua bebas naik turun namun kami imbau mereka untuk selalu tertib berkendara agar terhindar dari kecelakaan," jelas AKP Hasby.

    Kabag Ops Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Bisma Wisuda melanjutkan kelancaran arus mudik, balik dan wisata juga ditentukan dengan berlakunya larangan truk non sembako mulai H-3 hingga H+3 Hari Raya Idul Fitri.

    "Selain menyiagakan puluhan petugas Dinas Perhubungan di empat posko pengamanan bail di Ciawi, Cigombong, Megamendung maupun Cisarua kunci kelancaran arus lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi, Jalan Tol Bocimi dan Puncak juga dipengaruhi dengan adanya larangan beroperasinya truk non sembako," pungkas Bisma.

    TAG :


    Berita TERKAIT