• Headline

    Transmart Tajur Disegel

    Oleh : Rizki Mauludi05 Juni 2018 18:27
    INILAH, Bogor - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melakukan penyegelan pembangunan Transmart Tajur, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa (5/6) siang.

    Penyegelan oleh Satpol PP dilakukan dengan memasang dua sticker segel digerbang masuk proyek pembangunan dan memasang gembok di pintu masuk utama untuk kendaraan.

    Selain itu Satpol PP juga memasang garis Satpol PP line. Penyegelan dipimpin oleh Kabid Gakperda pada Satpol PP Danny Suhendar dan Kasi Penyidikan Firmansyah, penyegelan juga disaksikan langsung oleh pihak kontraktor proyek pembangunan.

    Kabid Gakperda pada Satpol PP Danny Suhendar mengatakan, penyegelan dilakukan karena semua prosedur sudah dilakukan dari mulai teguran, hingga pemberitahuan penyegelan. Bahkan sebelum disegel, sudah dibacakan terlebih dahulu berita acara penyegelan.

    "Karena aktifitas pembangunan ini ilegal atau dilakukan tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), maka kami segel," ungkap Danny usai penyegelan.

    Danny menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan pihak Transmart Tajur adalah melanggar Perda nomor 6 tahun 2015 tentang bangunan gedung atau IMB.

    Sehingga sejak disegel hari ini sudah tidak boleh ada aktifitas apapun karena dalam pengawasan Satpol PP selama 24 jam.

    "Penyegelan inipun memiliki waktu sampai pihak pemilik, mengurus perizinan, jadi apabila IMB-nya sudah dimiliki baru segel dibuka. Pihak Transmart Tajur ini sudah mengakui bahwa tindakan mereka di luar komitmen yang dibuat," tambahnya.

    Danny menegaskan, apabila ada aktifitas, maka akan disita alat alat yang ada di lokasi.

    "Kalau sampai segel di sini rusak, maka masuk ke ranah pidana dan akan diproses secara hukum," tegasnya.

    Danny juga mengatakan, menurut informasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, saat ini pihak Transmart Tajur tengah dalam proses amdal, pembahasan amdal lalin, setelah itu lanjut ke IPPT dan Site plan.

    "Masih panjang prosesnya hingga keluarnya IMB, jadi kami minta setelah disegel, tidak ada aktifitas apapun di sini," pungkasnya.

    Pantauan di lokasi pembangunan, sudah ada beberapa proyek pembangunan yang dikerjakan, bahkan sejumlah alat berat masih bercokol di lokasi.


    TAG :


    Berita TERKAIT