• Headline

    Tukar Uang Baru untuk Lebaran, Dua Hari Rp1,5 Miliar

    Oleh : Rishad Noviansyah05 Juni 2018 17:08
    INILAH, Bogor- Menukar uang jelang lebaran sangatlah lumrah. Dalam dua hari, tidak kurang dari Rp1,5 miliar uang telah ditukarkan masyarakat Cibinong, Kabupaten Bogor di mobil kas keliling yang disediakan Bank Indonesia (BI).

    Digelar dua hari 4-5 Juni 2018, BI menyiapkan tak kurang dari Rp2 miliar untuk melayani masyarakat yang akan menukarkan uang untuk keperluan lebaran.

    Dalam sehari, kata staf Perkasan Departemen Pengelolaan Keuangan BI Safta Rama, uang yang ditukarkan masyarakat bisa mencapai Rp400 juta.

    Mobil kas keliling ini disediakan BI untuk menekan jasa-jasa penukaran uang tidak resmi yang kerap menjamur jelang lebaran. Untuk menukar di mobil kas keliling pun, setiap penukar dibatasi menukarkan uang hanya Rp3,7 juta.

    "Ini serentak pakai mobil kas keliling yang biasa untuk melayani penukaran uang di pasar-pasar. Di Kabupaten Bogor ada dua titik di Tapos dan Tegar Beriman. Tapi cuma dua hari sampai hari ini saja," kata Safta di Kawasan Niaga Cibinong City Center, Selasa (5/6).

    Menurut Safta, pecahan uang Rp10 ribu dan Rp5 ribu masih paling diminati. Namun, pecahan uang yang diberikan BI selalu proporsional sesuai nominal yang ditukarkan.

    "Kadang ada yang minta lima ribuan dilebihkan, ya enggak bisa kita kasih proporsional. Ada Rp 20 ribu ada Rp 10 ribu juga," ungkapnya.

    Dia mengakui jika animo masyarakat Kabupaten Bogor cukup tinggi untuk menukarkan uangnya. Pihaknya tetap melakukan pemeriksaan untuk menghindari uang palsu. "Belum ada ada temuan (uang palsu)," kata dia.

    Dalam sehari, pada satu titik di Tapos atau Cibinong penukaran bisa mencapai Rp300-Rp400 juta. "Kita siapkan Rp2 miliar untuk dua hari. Sejauh ini sampai hari kedua sudah Rp1,5 miliar. Kita buka sampai jam 4 sore," katanya.

    Salah satu penukar Muzakir mengaku, menukar uang Rp500 ribu dengan pecahan Rp10 ribu dan Rp5 ribu untuk berbagi kepada sanak saudaranya.

    Dia pun enggan menukarkan uang kepada jasa-jasa yang tidak jelas asal-usulnya namun mengambil untung.

    "Iya kalau langsung di BI kan kita yakin uang itu asli dan tidak dikurang-kurangi jumlahnya. Jadi aman sudah siap buat lebaran," kata pria berjanggut itu sambil tersenyum.

    TAG :


    Berita TERKAIT