• Headline

    Pergantian Musim, Warga Kab Bandung Harus Waspadai Longsor

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha12 Oktober 2018 16:41
    INILAH,Bandung- Masyarakat Kabupaten Bandung diimbau meningkatkan kewaspadaan memasuki pergantian musim, mengingat sejumlah wilayah rawan terjadi pergerakan tanah.

    Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada November 2018 mendatang memasuki musim hujan dan kemarau akan berakhir.

    Bupati Bandung, Dadang M. Naser mengatakan, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan saat memasuki pergantian musim nanti, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kesiapsiagaan menghadapi situasi transisi pancaroba dari kekeringan yang cukup ekstrem ke musim penghujan.

    "Beberapa wilayah yang masuk rawan pergerakan tanah, di kawasan utara yaitu Kecamatan Cimenyan. Kemudian di selatan ada Pangalengan dan Kertasari yang bentangannya menyambung dengan Garut dan ke sininya Ciwidey. Itu rawan longsor dan perbatasan Jabar Selatan," kata Dadang di Soreang, Jumat (12/10/18).

    Selain itu, kata Dadang, wilayah pergerakan tanah juga ada di Kecamatan Nagreg, Ibun, Rancabali, Arjasari, Cimaung dan Pasirjambu. Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa, untuk bersama-sama membersihkan saluran air di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

    Sementara Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya mengatakan, pihaknya memprediksi November mendatang hujan akan turun. Pada peralihan musim tersebut, wilayah Kabupaten Bandung rawan terjadi pergerakan tanah.

    "Di Kabupaten Bandung, musim kemarau sampai Akhir Oktober. Memasuki musim hujan di awal November. Masyarakat Kabupaten Bandung harus mewaspadai potensi bencana alam pergerakan tanah, yang setiap waktu dapat terjadi," ujar Tony melalui pesan singkatnya.

    Potensi pergerakan tanah itu, kata dia, dapat terjadi di wilayah yang sebelumnya pernah mengalami pergerakan tanah. "Potensi pergerakan tanah itu terjadi pada awal musim hujan atau pascakemarau. Masyarakat harus mengantisipasi dengan membersihkan saluran air," ujarnya.


    TAG :


    Berita TERKAIT