• Headline

    Soal Rumah Deret, Pemkot Bandung Kembali Membujuk Warga Tamansari

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri10 Oktober 2018 19:27
    INILAH, Bandung - Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Prasarana Sarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Dadang Dharmawan menyatakan pihaknya akan kembali berupaya membujuk warga RW 11 Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan yang masih belum sepakat dengan pembuatan rumah deret.

    Dadang menyatakan bakal segera menyusun waktu pertemuan dengan warga RW 11 Tamansari yang belum menyetujui tawaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Dia mengklaim sekarang ini masih ada empat bangunan rumah yang bertahan.

    "Tadi ada perintah juga dari Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, diminta untuk melakukan mediasi lagi dengan warga yang belum bersepakat. Kita sedang menyusun untuk menjadwal, saya kira secepatnya harus kita lakukan," kata Dadang, Rabu (10/10).

    Dipaparkan Dadang, langkah untuk mediasi kembali dilakukan agar bisa mendapat kesepakatan dari keselurahan warga RW 11 Tamansari yang terdampak. Sehingga, semua warga dapat segera direlokasi sementara dan lahan tersebut bisa langsung dikosongkan guna mengamankan aset milik Pemkot Bandung.

    "Kemudian juga kita akan melakukan prinsipnya penertiban aset, itu intinya. Kita kan memiliki aset disana, aset kita yang sekarang ini diduduki oleh pihak lain," tegasnya.

    Dengan mengamankan aset Pemkot secara keseluruhan, Dadang menuturkan bahwa hal itu menjadi syarat agar proses pembuatan sertifikat di Badan Pertanahan Negara (BPN) bisa berjalan dengan lancar. Karena menurutnya selama ini pwrsoalan aset inilah yang membuat proses sertifikasi cukup terhambat.

    "Itu sedang kita ajukan BPN sekarang tapi ada persyaratan pembuatan sertifikat itu bisa diproses ketika lahannya dikuasai sama pemohon. Sekarang ini kan posisinya ada yang masih dikuasai oleh pihak lain. Jadi kita akan ada penertiban aset dulu," dia menerangkan.

    Dadang mengungkapkan untuk saat ini Pemkot Bandung masih belum merencanakan langsung melakukan penertiban. Sekalipun, beberapa waktu lalu sudah diturunkan Surat Peringatan (SP) 3 pada warga RW 11 Tamansari yang masih bertahan.

    "(Penertiban?) Ya belum, itu nanti kita bahas lebih lanjut. Sekarang kita masih mengejar menguapayakan proses sertifikatnya kemudian waktu kapan kita melakukan penertiban itu belum dibahas. Kalau tadi yang dibahas lebih kepada prinsipnya kita akan melakukan penertiban aset aja dulu," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT