• Inilah Acara Penutup HUT Kota Bandung ke-208

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri09 Oktober 2018 16:29
    INILAH, Bandung - Serangkaian acara siap digrlar untuk menutup peringatan hari jadi Kota Bandung ke-208. Diantaranya adalah Bandung Great Sale (BGS) dan Bandung Light Festival (BLF)

    Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Aswin Sulaeman menuturkan untuk dua agenda tersebut tahun ini memang mengalami pengunduran jadwal. Sebab, menyesuaikan dengan pelantikan wali kota baru yang dilakukan pada 20 September lalu.

    Aswin menyatakan BGS 2018 akan dimulai pada 14 Oktober hingga 11 November. Menurutnya di pesta diskon kali ini bukan hanya tempat perbelanjaan ataupun rumah makan saja, namun kali ini terdapat pelayanan kesehatan.

    "Bandung great sale itu mall, hotel dan sekarang ada rumah sakit beberapa masuk, ya maksudnya buat meringankan. Kemarin dihubungi rumah sakit besar, mitra bunda di Antapani. Kemarin 12 mall aktif dan mewadahi, 2.500 tenant," kata Aswin di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Bandung, Selasa (9/10).

    Aswin menuturkan saat ini sudah masuk 80 tenant baru akan bergabung di BGS 2018. Dia berharap masyarakat dari luar Kota Bandung bisa berbondong-bondong datang memanfaatkan momentum ini untuk berbelanja dan memeriahkan HUT Kota Bandung ke-208.

    "Diskon seperti biasa dari 20-70 persen, kalau ada dari luar Kota Bandung boleh minta diskon lebih. Ada 80 tempat baru, dan sama kaya tahun kemarin tenant yang ikut ada lambang BGS," jelasnya.

    Aswin melanjutkan, untuk BLF 2018 akan dilaksanakan pada 21 Oktober. Kali ini, ada perubahan konsep kegiatan dimana peserta akan ditambah dengan melibatkan masyarakat umum yang ingin ikut tanpa harus menyertakan kendaraan

    "BLF sekarang yang daftar 80 peserta, jadi lebih besar 20 peserta dibanding tahun sebelumnya karena bukan hanya dari SKPD saja, dan ini 75 persen menggunakan kendaraan. Sekarang semua fasilitas bisa digunakan kita persilahkan melibatkan masyarakat," ucap Aswin.

    Perubahan juga diterangkan Aswin terjadi pada rute BLF 2018, dimana kali ini jarak untuk melakukan karnaval dipotong menjadi lebih pendek. Sebelumnya, titik awal BLF dimulai dari Jalan Diponegoro tepat di depan Gedung Sate.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT