• Headline

    Pidi Baiq Persoalkan Kutipan oleh Pemkot Bandung

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri25 September 2018 16:44
    INILAH, Bandung - Seniman Pidi Baiq mempermasalahkan penulisan kata mutiara dalam kotak tempat duduk yang saat ini banyak terdapat di sejumlah titik pusat kota.

    Pidi kaget dalam salah satu kotak buatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang berada di Jalan Ir. H. Djuanda terdapat namanya tercantum mengiringi sebuah kutipan kata mutiara 'Rindu terkadang hadir di luar nalar.

    Pidi merasa heran lantaran kutipan kata mutiara yang ditulis dengan 'font' khas bergaya tulisan Dilan itu tidak pernah dia buat sebelumnya.

    "Saya merasa tidak pernah ngomong gitu, itu bagus, tapi kayanya bukan saya," kata Pidi saat ditemui di Jalan Ambon, Kota Bandung, Selasa (25/9).

    Pidi menilai kata mutiara yang tercantum memang sudah cukup bagus. Justru, karena dia merasa tidak membuatnya, dia tidak ingin membiarkan diklaim olehnya.

    "Itu kan quote bagus, saya takutnya orang yang punya tulisan itu merasa keberatan, saya mah aman-aman," cetusnya.

    Pidi akan mengingat apabila kata tersebut pernah dilontarkannya atau tidak. Ia juga melakukan pencarian di jejaring sosial twitter ataupun catatan lainnya, namuan tidak menemukan kutipan itu.

    "Atau saya pernah ngomong gitu, tapi saya gak merasa ngomong dari bayi juga. Aing teu ngarti nalar teh apa, orang saya aja ga ngerti juga kata-kata itu," dia menegaskan.

    Kemudian Pidi menjelaskan bahwa kesalahan pembuatan kata mutiara oleh Pemkot tersebut dikhawatirkan berdampak panjang. Terlebih, apabila ada yang menggunakannya untuk karya ilmiah ataupun karya lainnya.

    Bagi Pidi tulisan tersebut juga tidak sesuai dengan jalan pemikirannya. Begitupun dengan salah seorang temannya yang meragukan bahwa kutipan itu merupakan buatannya seraya mengirimkan foto kotak tersebut.

    "Banyak risiko yang tidak kita inginkan, yang nulis bisa komplain. Saya juga merasa image saya berubah jika itu tidak sesuai dengan cara berpikir saya, karena saya ga mungkin berpikir seperti itu," dia mengungkapkan.

    Klarifikasi Pidi ini juga sempat diunggah lewat akun jejaring sosial instagram miliknya pada Selasa (25/9) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Dari hasil pemantauan di lapangan, pada siang hari banner dengan kutipan mutiara tersebut sudah tidak ada.

    "Tadi ada yang datang ke sini, kayanya ini dilepas nih soalnya udah tidak ada," ujar salah seorang pedagang yang duduk di kotak tersebut.


    TAG :


    Berita TERKAIT