• Headline

    Soal Meninggalnya Suporter, Moeldoko: Pemerintah Jangan Intervensi PSSI

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri24 September 2018 14:01
    INILAH, Bandung - Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko mengingatkan kepada setiap institusi pemerintahan untuk tidak melakukan intervensi kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Apalagi sampai mengambil tindakan yang berdampak pada persepakbolaan nasional.

    Pernyataan Moeldoko ini diungkapkan sebagai respon atas terjadinya insiden pengeroyokan jelang laga Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (23/4). Dalam kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia.

    Moeldoko menegaskan yang harus menjadi perhatian dalam insiden tersebut adalah perihal sistem pengamanan di stadion ketika pertandingan berlangsung. Menurutnya hal itu harus menjadi evaluasi bersama, utamanya bagi aparat keamanan.

    "Yang kita titik beratkan bagiamana menjaga keamanan dan ketertibannya. Jangan pemerintah intervensi ke dalam pssi, kita ingin tegaskan jangan sampai pesta olahraga ternodai oleh perilaku yang tidak baik," kata Moeldoko di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Senin (24/9).

    Dipaparkan Moeldoko, dalam situasi tersebut aparat keamanan jangan hanya memposisikan dirinya sebagai penegak saja. Melainkan harus bisa mendistribusikan pemahaman kepada publik atau penonton di stadion bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

    Praktis, terang Moeldoko, dengan memberikan wawasan kepada masyarakat sekitar ataupun pengunjung stadion maka tugas pengawasan aparat keamanan juga sedikit terbantu. Karena kesadaran menjaga ketertiban di lingkungan sekitar dimiliki oleh seluruh masyarakat.

    "Seharusnya jangan hanya di tumbuhkan ke satuan keamanan. tapi dalam konteks atau kondisi publik dalam kondisi besar maka kesadaran harus terbangun bahwa situasi itu perlu membangun emosi bersama kesabaran bersama," ujar mantan Panglima TNI ini.

    Moeldoko kemudian menyerukan kepada semua pihak agar jeli menangkap gejala yang bisa menimbulkan perselisihan. Dalam pergerakan massa yang besar sepertihalnya pertandingan sepak bola di stadion, maka percikan sekecilapapun bisa jadi berdampak besar dan berpotensi terjadinya konflik.

    "Terkadang itu persoalan sepele yang mungkin belum terantisipasi bisa muncul menjadi besar. Bisa muncul semangat bersama untuk menjaga situasi," pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT