• Headline

    Mayat Bayi Ditemukan di TPU Kampung Ciloa

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha21 September 2018 15:52
    Ilustrasi
    INILAH, Bandung- Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan warga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Ciloa, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (21/9/18) siang. Diduga, bayi malang tersebut dibuang pada Kamis (20/9/18).

    Bayi yang diperkirakan baru lahir beberapa hari itu, pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Didi Supratman (50), yang baru saja memakamkan kerabatnya, kemarin.

    "Saya dan keluarga memakamkan almarhum kakak saya kemarin sore. Ada sesuatu yang saya kira bantal dibalut kain warna merah. Sempat keinjak-injak sama saya dan keluarga. Pas keinjak itu, terasanya empuk," kata Didi.

    Karena saat itu Didi dan keluarganya masih dalam keadaan berduka setelah pemakaman, ia tidak begitu menghiraukannya.

    Namun, sesampainya di rumah ia penasaran dengan buntalan yang awalnya hanya diduga bantal itu. Kata dia, posisi mayat bayi tersebut tepat berada di samping makam almarhum kakaknya.

    "Di rumah saya dan keponakan penasaran, soalnya pas keinjak empuk. Tadi pagi saya datang lagi ke sini (TPU), untuk memastikan. Jadi cuma dibalut kain merah, terus agak sedikit digali tanahnya. Setelah kainnya dibuka, yang pertama kali terlihat itu kepala manusia. Saya kaget dan langsung melaporkan ke Polsek Soreang," ujarnya.

    Tidak lama setelah Didi melaporkan, anggota dari Polsek Soreang dan Tim Inafis Polres Bandung langsung mendatangi lokasi.

    Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mayat bayi tersebut langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung, untuk dilakukan autopsi.

    Selanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna mengetahui tersangka sekaligus orang tua dari bayi malang tersebut.

    Penemuan mayat bayi itu pun, sempat menggegerkan warga di Kampung Ciloa. Banyak warga yang berdatangan ke lokasi kejadian, karena penasaran ingin melihat.

    TAG :


    Berita TERKAIT