• Belum Jadi Sekda, Benny Bachtiar Digoncang Isu Dugaan Korupsi Rp40 M

    Oleh : Ahmad Sayuti12 September 2018 13:43
    fotografer: Inilah/Ahmad Sayuti
    INILAH, Bandung - Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Peduli Bandung menggeruduk kantor Kejati Jabar di Jalan RE Martadinata, Rabu (12/9/2018). Mereka menuntut kejaksaan mengusut kasus dugaan penyertaan modal Pemkot Cimahi periode 2006-2007 yang melibatkan Benny Bachtiar.

    Selain berorasi di depan gerbang Kejati Jabar, massa juga membentangkan spanduk yang bertuliskan penolakan Benny Bachtiar menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung.

    Setelah melakukan orasi, perwakilan massa langsung diizinkan masuk untuk beraudiensi dengan Kajati Jabar yang diwakili bidang Intelijen Dadang Alex.

    Tak hanya itu, salah seorang perwakilan massa pun, Joker langsung memberikan obat tolak angin kepada perwakilan kejaksaanbyang diterima Dadang Alex. "Ini simbol agar jaksa yang mengusut ini tidak masuk angin," ujar Joker.

    Ketua Forum Peduli Bandung Kandar Karnawan mengatakan, kedatangannya ke Kejati Jabar untuk menanyakan sejauh mana pengusutan kasus penyertaan modal Pemkot Cimahi tahun anggaran 2006- 2007 senilai Rp40 miliar. Diduga, kasus tersebut melibatkan Benny Bachtiar yang saat itu menjabat sebagai Kabag Perekonomian Pemkot Cimahi.

    "Kami ingin jaksa transparan dan mengusut tuntas kasus tersebut. Jangan hanya hilirnya saja yg ditetapkan tersangka, sementara bagian perencanaan dan penganggarannya saat itu tidak tersentuh," katanya.

    Menurut Aan, panggilan akrab Kandar Karnawan, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut beberapa waktu lalu namun belum juga ada perkembangan signifikan.

    Selain itu, pihaknya juga meminta agar Kejati Jabar mengusut tentang Tiang telekomunikasi dan kabel telekomunikasi udara di kota Bandung yang tidak memikiki izin sehingga mengakibatkan terjadinya kerugian negara miliaran rupiah. "Ini tidak kalah pentingnya, karena diduga akibat kabel udara mengakibatkan lost potensi sekitar Rp50 miliar," ujarnya.

    Sementara itu, Dadang Alex menyatakan, Kejati Jabar telah mengirim surat mengenai penanganan kasus penyertaan modal tersebut ke Kejari Cimahi. Namun hingga kini surat tersebut belum dibalas dan pihaknya pun menunggunya. "Kita bicara fakta, nanti kami tunggu dulu surat jawaban dari Kejari Cimahi," ujarnya. [gin]

    TAG :


    Berita TERKAIT