• Doddy Janji Naikkan Gaji Linmas

    Oleh : Ahmad Sayuti23 Juni 2018 19:53
    fotografer: Ahmad Sayuti

    INILAH, Ngamprah- Calon bupati nomor urut dua di Pilbup Bandung Barat 2018, Doddy Imron Cholid bakal meningkatkan honor bagi petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) dua kali lipat, dan terus ditingkatkan lagi setiap tahunnya.

    Selain Linmas, insentif bagi ketua RT/RW, kepala dusun maupun perangkat desa lainnya, serta kader posyandu dan guru honorer, juga akan ditingkatkan.

    "Ada baiknya petugas Linmas diberikan dana insentif yang lebih baik. Bupati kan punya kebijakan mengeluarkan anggaran, bisa dari hibah ataupun yang lainnya, asalkan pengelolaannya sesuai aturan. Peningkatan honor Linmas ini kan ujung-ujungnya kan demi kesejahteraan masyarakat juga," kata Doddy di Lembang, Sabtu (23/6/2018).

    Dengan menaikan honornya, lanjut dia, petugas Linmas bisa lebih tenang saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat. Meskipun nilainya tidak seberapa jika dibandingkan dengan upah minimum kabupaten, secara bertahap uang insentif bagi Linmas akan terus ditingkatkan.

    "Seperti kita ketahui, petugas Linmas itu biasanya dapat penghasilan tambahan dengan bekerja menjadi tukang parkir. Itu pun hanya saat ada hajatan. Selebihnya, mungkin ada yang jadi kuli bangunan atau buruh. Mereka menjadi Linmas ini cuma buat pekerjaan sampungan. Makanya, honor Linmas harus ditingkatkan. Beban dan tanggung jawabnya juga haris jelas," ucapnya.

    Menurut dia, pembinaan dan kesejahteraan Linmas harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pasalnya, Linmas menjadi salah satu dari enam urusan wajib pemerintah daerah yang berkaitan dengan pelayanan dasar bagi masyarakat. Persoalan Linmas sebagai urusan wajib pemda itu diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014.

    "Yang jadi urusan wajib pemda, dalam hal pelayanan dasar, itu kan ada enam, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan pemukiman, sosial, kemudian ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Jadi, sudah jels Linmas ini harus diperhatikan pemda," katanya.

    Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, pada 2017 jumlah petugas Linmas yang bertugas di desa, kecamatan, dan pemda ialah sebanyak 3.795 orang. Setiap tiga bulan sekali, Pemkab Bandung Barat memberikan uang insentif kepada setiap petugas Linmas sebesar Rp 300 ribu. Dengan uang insentif itu, diperlukan anggaran sekitar Rp 4,6 miliar dari APBD Bandung Barat.

    "Berarti, kalau dinaikan dua kali lipat diperlukan anggaran dari APBD sekitar Rp 8-9 miliar. Itu masih sangat memungkinkan. Saya ingin perhitungan secara terukur, makanya tidak mau muluk-muluk menaikan honor Linmas sampai beberapa kali lipat. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, sering dengan peningkatan pendapatan asli daerah, honor Linmas ini akan ditingkatkan terus," ucapnya.

    Doddy menambahkan, honor bagi perangkat desa seperti ketua RT/RW, kadus, atau aparat desa lainnya juga akan ditingkatkan dua kali lipat.

    "Demikian pula dengan kader posyandu dan guru honorer. Pendapatan mereka sekarang ini kan cuma berapa, makanya harus ditingkatkan," ujarnya.[jek]


    TAG :


    Berita TERKAIT