• Headline

    Dugaan Politik Uang, Nurul-Ruli Lapor Panwaslu

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri11 Juni 2018 19:03
    INILAH, Bandung - Merespon adanya temuan dugaan praktik politik uang yang terjadi di Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, tim advokasi pasangan Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat ikut melapor kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung.

    Tim Advokasi pasangan Nurul-Ruli (Chairul Yaqin), Unoto Dwi Yulianto mengaku akan mengawal laporan adanya dugaan politik uang ini jangan sampai luput dari Panwaslu.

    "Kita laporkan ke panwas dan kita berharap panwas profesional dan terbuka langsung, kita akan berkirim surat agar lebih teliti panwas dalam menyikapi laporan," kata Unoto di Posko Pemenangan Nurul-Ruli, Jalan Tamblong, Bandung, Senin (11/6).

    Bahkan menurut Unoto dugaan adanya bagi-bagi uang oleh salah satu pasangan calon agar meraup dukungan saat pencoblosan 27 Juni mendatang tidak hanya terjadi di Kelurangan Kopo. "Ditemukan juga di ibiru," cetusnya.

    Utono kemudian mengingatkan kepada masyarakat Kota Bandung agar berhati-hati jangan sampai terlibat dalam praktik politik uang. Bukan hanya sebagai pemberi, namun dia juga menyatakan bahwa penerima pun bisa terjerat pidana.

    "Kami ingin menekankan kepada masyarakat untuk tidak melakukan praktik 'money politik' sebagai pemberi atau bahkan penerima. Karena ancamannya berat karena 30 ribu aja bisa masuk penjara minimal 3 tahun, dan ada denda juga," ungkapnya.

    Unoto juga meminta seluruh masyarakat Kota Bandung untuk ikut memerangi politik uang ini dengan aktif melaporkan setiap dugaan praktik di lapangan. Sehingga, sambung dia, bisa turut berpartisipasi dalam menciptakan hajat demokrasi yang bersih.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT