Dosa, Suami Sebulan Tak Gauli Istri

Dosa, Suami Sebulan Tak Gauli Istri

Minggu, 10 Februari 2019 | 19:45 WIB - Oleh: Inilah koran
Ilustrasi. NET
ADA yang bertanya, "Berapa hari sekali suami wajib menggauli istrinya?" Untuk pertanyaan tersebut, ustaz menjawab sebagai berikut.

Tentang hal itu para ulama menghadapi khilafiyah: Jumhur ulama, termasuk Ibnu Hazm memegang prinsip bahwa suami wajib menggauli istri minimal sebulan sekali. 

Jadi jika dalam sebulan tidak menyentuh istrinya, maka ia berdosa. Termasuk nakhoda yang pergi sebulan, jika ia tidak menyentuh istrinya, maka ia berdosa. Dalilnya adalah QS Al Baqarah ayat 222.

Imam Ahmad bin Hanbal (Mazhab Hambali) percaya, suami wajib menggauli istri minimal sekali dalam empat bulan.

Dasarnya adalah kisah tentang Umar bin Khattab yang sedang berjalan-jalan di Madinah. Ia menemukan perempuan yang bersyair. Suami perempuan tersebut sedang pergi berjihad. Isi syair tersebut tentang kerinduan ia terhadap suaminya.

Umar pun bertanya kepada Hafshoh tentang berapa lama seorang perempuan bisa bertahan tidak digauli suaminya. Hafshoh menjawab bahwa kira-kira perempuan bisa bertahan sekitar 5 6 bulan. 

Umar pun kemudian mengambil 6 bulan tersebut. Enam bulan tersebut dibagi : 1 bulan perjalanan ke medan perang, 4 bulan menetap di medan perang, 1 bulan perjalanan pulang. Disimpulkan waktu 4 bulan tersebut, perjalanan tidak dihitung.

Imam al Ghazali memegang prinsip bahwa suami wajib menggauli istri minimal 1 kali dalam 4 malam. Dasarnya : Karena laki-laki boleh memiliki 4 istri. Jika seorang laki-laki punya 4 istri, maka seorang istri mendapatkan giliran setiap 4 malam.

Ada kisah di masa Umar bin Khattab. Ada perempuan yang datang mengadu kepada Umar. Ia adukan suaminya yang tiap malam selalu sholat tahajud, sementara siangnya puasa terus.

Imam Syafii : Suami tidak wajib menggauli. Karena menggauli adalah hak, bukan kewajiban. Jadi mubah saja suami menggauli istri. Ust. Shiddiq condong kepada pendapat Imam Syafii. (konsultasiislam/inilah.com)

Inilah koran / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 18 Februari 2019 | 10:15 WIB

    Awali Doa dengan Dua Hal Ini, Insya Allah Mustajab

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 06:22 WIB

    Pengaruh Maksiat pada Ketauhidan

  • Sabtu, 16 Februari 2019 | 11:00 WIB

    Kiamat Hanya Dialami Manusia Terjelek

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 20:00 WIB

    Entaskan Kemiskinan dengan Konsep Filantropi Islam

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 12:30 WIB

    Kontroversi Mandi Jumat Sebelum Jumatan

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 12:10 WIB

    Punya Amalan Sunah yang Asing, Jangan Buru-buru Dikerjakan

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 08:30 WIB

    Bawaslu Tetap Awasi Prabowo Jumatan di Masjid Kauman

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 08:00 WIB

    Benarkah Doa Mengubah Takdir?