Temui Ratusan Emak-emak, Prabowo Janjikan Ini

Temui Ratusan Emak-emak, Prabowo Janjikan Ini

Sabtu, 9 Februari 2019 | 11:15 WIB
INILAH, Bandung-Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menemui ratusan emak-emak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Majelis Ta'lim (FKMT) serta relawan Aliansi Pencerah Indonesia (API), Sabtu (9/2/2019).

Adapun pertemuan tersebut digelar di kediaman Prabowo Subianto di Desa Bojong Koneng, Bukit Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dihadapan peserta yang didominasi oleh emak-emak tersebut, Prabowo menyatakan bahwa ia sangat menyadari dan memahami kebutuhan dan kesulitan emak-emak saat ini dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarganya setiap hari.

Sebab, lanjut pria yang juga ketua umum Parta Gerindra ini, harga kebutuhan pokok di pasar kini sudah sulit terjangkau bagi kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

"Ibu yang dari FKMT (forum komunikasi majlis taklim) tadi saya nangkep sudah harapannya.Pokoknya perintah emak-emak saya sudah tangkap, emak-emak minta harga daging turun, harga beras turun, harga gula turun, harga telur turun, harga ayam turun, minta harga listrik turun, betul," kata Prabowo.

Oleh karena itu, dirinya menegaskan jika terpilih bersama dengan Sandiaga Uno akan berjuang untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, sebelum seratus hari pertama usai dilantik menjadi presiden dan wakil presiden RI pada Pemilu 2019 ini.

"Kita akan bekerja untuk emak-emak semuanya. Insya Allah kalau hitungan saya harga daging, harga telur, harga ayam, bisa kita turunuin dalam 100 hari pertama. Harga beras saya juga feeling hitungan saya bisa kita turunkan," ujarnya.

Ia lalu menjelaskan bahwa rencana penurunan harga kebutuhan pokok itu bisa dlaksanakan lantaran dirinya telah memiliki pengalaman memimpin koperasi yang bisa menjual kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau, di tengah pemerintah yang tidak bisa menekan lonjakan harga.

"Kalau soal harga daging itu saya punya pengalaman saya mimpin koperasi, sekitar Rp84.000 perkilo itu sudah untung kita. Berarti ada yang ambil untung kebanyakan ini, jadi apalagi kalau dagingnya dari India. Daging dari India itu daging kerbau, daging kerbau itu harusnya bisa Rp 70.000. Jadi saya kalau harga daging, harga telur, harga ayam itu kita akan kita optimis," tandasnya.

Inilah koran / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 17:45 WIB

    Komisi IV Minta Pembangunan RSUD Jangan Bermasalah

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 17:15 WIB

    Danrem Segera Mencari Prajurit Terbaik

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 16:10 WIB

    Ade Yasin Dorong Kawasan LIPI Cibinong jadi Kebun Raya

  • Rabu, 20 Februari 2019 | 13:30 WIB

    BSF Akan Jadi Event Nasional

  • Rabu, 20 Februari 2019 | 11:50 WIB

    Hasil Survei IPB Memuaskan, PDAM Janji Tingkatkan Layanan