Mendes: Desa Damai Kunci Kemajuan

Mendes: Desa Damai Kunci Kemajuan

Jumat, 8 Februari 2019 | 17:05 WIB
Ilustrasi. Net

INILAH, Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengapresiasi program desa damai yang diinisiasi oleh Wahid Foundation.

Menurut dia, program yang mengedepankan nilai lokalitas dalam persaudaraan perlu ditiru oleh 74.957 desa di Indonesia.

"Mudah-mudahan dengan pembangunan ekonomi yang sedang sangat masif digerakkan, ditambah dengan kaidah desa damai yang bisa kita masifkan di 74.957 desa, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan di desa-desa," katanya dalam acara peluncuran "Sembilan Indikator Desa Damai" di Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Untuk membangun rasa damai di desa maka, harus dibarengi dengan pengurangan kemiskinan dan kesenjangan yang mayoritas berada di desa.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang tidak dibarengi oleh pengurangan kemiskinan dan kesenjangan berpotensi besar menimbulkan gejolak sosial, sehingga mengancam asas perdamaian.

"Kita akan menjadi negara maju jika bisa menjaga perdamaian," ujar Mendes. Dalam mencapai tujuan tersebut pemerintah tidak dapat berjalan sendirian, harus ada bantuan dari pihak-pihak lain seperti masyarakat dan LSM dalam menjaga nilai perdamaian dari desa.

Saat ini program Desa Damai telah diterapkan di sembilan desa di Indonesia. Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid mengatakan, desa-desa yang terpilih adalah dari kawasan yang rentan terhadap radikalisme.

Antara / sur

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 12:44 WIB

    Desa Bersih Narkoba, Kemendes PDTT Gandeng BNN

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 08:30 WIB

    Kemendes: Bangun Perdesaan dengan Pendekatan Kawasan

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 08:18 WIB

    Mendes: Ada Desa Memprihatinkan, Segera Lapor!

  • Jumat, 8 Februari 2019 | 17:05 WIB

    Mendes: Desa Damai Kunci Kemajuan

  • Selasa, 5 Februari 2019 | 15:23 WIB

    Dana Desa Berhasil Kurangi Gizi Buruk 29 Persen