Jaringan Pipa Bocor, Pengelola Air Mancur Sri Baduga Ketar-ketir

Jaringan Pipa Bocor, Pengelola Air Mancur Sri Baduga Ketar-ketir

Jumat, 8 Februari 2019 | 16:40 WIB
INILAH, Purwakarta - Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, kini tengah ketar-ketir. Ada apa?

Ternyata, telah terjadinya kerusakan di salah satu komponen ari Mancur menari di Taman Sri Baduga (Situ Buleud).

Dengan kondisi tersebut, pada Sabtu (9/2) malam nanti terancam tidak ada pertunjukan air mancur menari di lokasi itu. Mengingat, kerusakan salah satu pendukung air mancur ini butuh penanganan serius. 

Kasie Promosi wisata, Bidang Pariwisata Diaporaparbud Kabupaten Purwakarta, Acep Yulimulya, membenarkan jika terjadi kerusakan di salah satu pendukung air mancur. Yakni, terdapat pipa saluran air yang mengalami retak.

"Ada kebocoran, karena ada saluran pipa yang retak," ujar Acep kepada INILAH, Jumat (8/2).

Dia menjelaskan, kerusakan pipa ini diketahui saat pertunjukan air mancur akhir pekan kemarin. Untuk sementara, pihaknya telah melakukan penanganan dengan cara menambalnya. 

"Sebenarnya butuh penanganan serius. Karena, khawatir retakannya malah membesar, " jelas dia. 

Dari hasil pemeriksaan timnya, kerusakan pipa saluran ini karena faktor korosi. Jika kerusakan ini dibiarkan, khawatir tambah parah. Karena, dipastikan pipa tersebut tak akan kuat menahan tekanan air. 

Terkait pertunjukan air mancur di akhir pekan ini, pihaknya belum bisa memastikan ada atau tidak. Saat ini, timnya masih berusaha menangani sedikit kerusakan jaringan pipa air mancur itu. 

"Nanti kita tanya tim. Kalau masih memungkinkan, berarti ada pertunjukan air mancur. Kalau tidak memungkinkan, ya kita setop dulu pertunjukannya," tambah dia. 

Asep Mulyana / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Rabu, 20 Februari 2019 | 22:00 WIB

    Pemkab Garut Anggarkan Rp15 Miliar Bangun Sumber Mata Air

  • Rabu, 20 Februari 2019 | 17:30 WIB

    Kapolda Jabar: Bos Batik Alliera Resmi DPO