Bupati Lampung Timur Menikah, Ribuan Warga Ikut Menyaksikan

Bupati Lampung Timur Menikah, Ribuan Warga Ikut Menyaksikan

Sabtu, 2 Februari 2019 | 12:45 WIB
Ilustrasi. Net

INILAH, Lampung Timur - Ribuan warga menyaksikan prosesi akad nikah Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim dengan pengacara Erry Ayudhiansyah, asal Kota Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Akad nikah keduanya digelar di lapangan terbuka di Desa Karang Anom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (2/2/2019), ribuan warga yang berasal dari sejumlah wilayah di Lampung Timur dapat menyaksikan prosesi ijab kabul.

Mereka datang sejak pagi agar tidak tertinggal menyaksikan proses akad nikah bupati yang akrab disapa Nunik. Salah satu warga Desa Karang Anom, Ninik menyatakan, senang Bupati Chusnunia akhirnya menikah. "Senang Bupati menikah," kata ibu rumah tangga ini.

Sugiyanto, warga lainnya menyatakan bersyukur Bupati di daerahnya sudah mendapatkan jodoh. "Alhamdulillah sudah dapat jodoh, semoga samawa," katanya.

Menjelang akad nikah, sejumlah tokoh penting di negeri ini hadir, seperti Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Sebelumnya, sejumlah tokoh dan para menteri telah menyatakan akan menghadiri akad nikah Bupati Nunik yang pernah menjadi anggota DPR RI dari PKB ini.

Setelah akad nikah hari ini, resepsi pernikahan pasangan Nunik-Erry akan dilangsungkan di Gedung Balai Krakatau, Kemiling, Bandarlampung pada Minggu (3/2).

Antara / sur

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 22:30 WIB

    Inilah Cara Cepat dan Mudah Atasi Katarak

  • Senin, 18 Februari 2019 | 15:30 WIB

    Menuju Syar’i, Konsep Pernikahan Muslim Menjadi Tren

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 00:29 WIB

    Trauma "May" jadi Korban Perkosaan

  • Kamis, 14 Februari 2019 | 23:30 WIB

    Jejak Jenderal Soedirman di Pameran Radio Antik

  • Kamis, 14 Februari 2019 | 03:00 WIB

    Suka Cita Hamish Daud dan Raisa Sambut Sang Buah Hati

  • Selasa, 12 Februari 2019 | 18:30 WIB

    Waspadai Puncak Siklus 10 Tahun Kasus DBD