Prostat, Kanker Terbanyak Ketiga di Indonesia

Prostat, Kanker Terbanyak Ketiga di Indonesia

Sabtu, 2 Februari 2019 | 06:16 WIB
Ilustrasi. Net

INILAH, Jakarta - Kanker prostat adalah jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia setelah kanker paru-paru dan dubur.

Sekitar 15 kasus ditemukan di setiap populasi berjumlah 100.000 orang, dan angka ini terus meningkat dengan cepat. Kanker prostat pada tahap awal umumnya muncul tanpa gejala.

Namun, pada tahap lanjut, gejala-gejala seperti perubahan pola berkemih lebih sering, sulit mulai atau berhenti, aliran lemah, serta munculnya darah pada air seni dan nyeri tulang dapat muncul.

Sebaliknya, kanker penis lebih jarang ditemui, tetapi akibatnya banyak orang juga tak familier dengan tipe kanker yang diasosiasikan dengan infeksi virus papiloma manusia (HPV) layaknya kanker serviks pada wanita.

Gejala yang perlu diperhatikan ialah munculnya benjolan, ruam atau lecet yang tak kunjung sembuh, serta pendarahan pada penis. Ahli Urologi Parkway Hospitals Dr. Poh Beow Kiong memaparkan sejumlah faktor risiko kanker prostat dan penis.

"Meningkatnya usia berperan besar terhadap kemunculan kedua kanker ini, demikian pula gaya hidup tidak sehat. Obesitas, akibat pola makan tak sehat dan kurang olahraga, misalnya meningkatkan kemungkinan pria mengidap kanker prostat," kata Dr Poh di Jakarta, Jumat, (1/2/2019).

Dia menambahkan, sedangkan merokok, seks bebas, dan infeksi HIV mempertinggi prospek kanker penis. Berkat laju perkembangan penyakit yang relatif lambat dan kemajuan dunia medis, kedua tipe kanker ini memiliki tingkat penyembuhan yang tinggi.

"Yang penting, pasien harus mendapatkan diagnosis yang akurat untuk mengetahui tipe serta tahap kanker yang diidapnya, sehingga ia bisa mendapatkan rencana perawatan yang optimal, entah itu radiasi, operasi, atau lainnya," lanjut Dr Poh.

Sebagai contoh, tindakan medis untuk setiap pasien berbeda, tergantung dari usia, kondisi kesehatan pasien, tipe kanker, stadium kanker, dan ada atau tidaknya penyebaran kanker di luar lokasi asal tumor.

Sumber: inilah.com

Inilah koran / sur

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 21 Februari 2019 | 22:30 WIB

    Inilah Cara Cepat dan Mudah Atasi Katarak

  • Senin, 18 Februari 2019 | 15:30 WIB

    Menuju Syar’i, Konsep Pernikahan Muslim Menjadi Tren

  • Jumat, 15 Februari 2019 | 00:29 WIB

    Trauma "May" jadi Korban Perkosaan

  • Kamis, 14 Februari 2019 | 23:30 WIB

    Jejak Jenderal Soedirman di Pameran Radio Antik

  • Kamis, 14 Februari 2019 | 03:00 WIB

    Suka Cita Hamish Daud dan Raisa Sambut Sang Buah Hati

  • Selasa, 12 Februari 2019 | 18:30 WIB

    Waspadai Puncak Siklus 10 Tahun Kasus DBD