Pemkot Usulkan Jalur Khusus Sepeda Motor di Tol Dalam Kota Bandung

Pemkot Usulkan Jalur Khusus Sepeda Motor di Tol Dalam Kota Bandung

Kamis, 24 Januari 2019 | 12:27 WIB - Oleh:
. ANTARAFOTO
INILAH, Bandung - Pemkot Bandung mengusulkan jalur khusus sepeda motor kepada PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) selaku inisiator pembuatan tol dalam kota North South Link (NS Link).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Arif Prasetya menuturkan bahwa usulan jalur khusus motor di tol dalam kota cukup serius disodorkan kepada PT. CMLJ. Sebab, keberadaan sepeda motor dengan volume tinggi juga turut menjadi penyebab kemacetan.

"Kita sudah menyampaikan kepada pemrakarsa tol, karena intinya memecah kemacetan kita sampaikan apabila memungkinkan tol mengakomodir roda dua," kata Arif di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Bandung, Kamis (24/1).

Arif menuturkan saat ini volume sepeda motor di Kota Bandung setiap harinya semakin ‎bertambah. Sehingga, apabila diakomodir di tol dalam kota diharapkan bisa memberikan alternatif bagi pengendara roda dua.

Tol dalam kota Bandung ini rencananya akan dibuat sepanjang 14,3 KM dengan titik awal masuk ke ‎tol dari tol Pasir Koja. 

Lalu berbelok di Jalan Lingkar Selatan kemudian lurus mengusuri Jalan Peta, Jalan BKR, Jalan Pelajar Pejuang, Jalan Laswi, dan berbelok ke Jalan Sukabumi untuk masuk ke Jalan Supratman sampai berakhir di Jalan Pusda'i.

"Kalau kita lihat kan menambah kemacetan motor juga, memang pertambahannya luar biasa. Maksudnya selain melayani R4 di dalam tol dimohonkan melayani R4, supaya diberikan kelancaran," tambahnya.

Menurut Arif pihak PT. CMlJ sudah menampung usulan tersebut, namun untuk saat ini masih dihitung terlebih dahulu pembuatan jalur khusus motor tersebut. Karena, secara fisik rancangan jalan tol dalam kota ini harus mengalami perubahan apabila ingin menyediakan jalur bagi pengendara sepeda motor.

Arif menuturkan idealnya untuk satu jalur diperlukan lebar jalan tidak kurang dari 12 meter, sementara lebar jalan ideal bagi sepeda motor sebesar 4 meter. Praktis untuk jalan tol dalam kota diperlukan lebar jalan lebih‎ dari 30 meter yang akan dibuatkan.

"Mereka sedang menghitung karena ROW jalan tambah lebar, karena kendaraan roda 4 harus dua lajur. Idealnya buat motor amannya ya 4 metern itu pasti akan sangat lebar, kalau nggak ya bisa pakai di bawah dibuatkan secara terpisah," jelasnya.

Keberadaan tol khusus sepeda motor di Indonesia sudah ada di Bali, yakni Tol Bali Mandara yang membentang sepanjang 12,7 KM menghubungkan Pelabuhan Benoa, Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua. Dengan lebar sekitar 3 meter, pengendara sepeda motor membayar
Rp. 4.500 untuk bisa melewati tol ini.

"Nanti ‎berbayar juga, tapi tentunya dengan aturan yang ditentukan pemerintah pusat, berapa hitungan perkilometernya," pungkasnya. 

/ bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 18 Februari 2019 | 16:30 WIB

    Polisi Sosialisasi MRSF di SMAN 1 Bandung

  • Senin, 18 Februari 2019 | 16:23 WIB

    Pemkot Bandung Siap Bantu KPU Wujudkan Pemilu Berkualitas

  • Senin, 18 Februari 2019 | 13:10 WIB

    Banjir Masih Kepung Sebagian Wilayah Dayeuhkolot

  • Senin, 18 Februari 2019 | 10:00 WIB

    Diterjang Banjir, Objek Wisata Taman Bougenville Tutup

  • Minggu, 17 Februari 2019 | 16:07 WIB

    Kapolres Bandung Tegaskan Majalaya Aman