Bandung Bebas Sampah 2020

Bandung Bebas Sampah 2020

Rabu, 23 Januari 2019 | 20:15 WIB
. Istimewa
Sebanyak 25 Kepala Desa di wilayah Kabupaten Bandung mengekspos pencapaian program Kampung Sabilulungan Bersih (Saber) 2018. Kegiatan yang digelar yang digelar dalam rangka mendukung percepatan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Bebas Sampah di tahun 2020 tersebut mendapat apresiasi Bupati Bandung, Dadang M Naser.

Menurut Dadang, capaian para kepala desa dalam mengembangkan program Sabilulungan Bersih dalam melibatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengentaskan masalah lingkungan di Kabupaten Bandung, merupakan modal kuat untuk mendorong Kabupaten Bandung Bebas Sampah 2020.

Dadang mengatakan, program Saber ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang secara mandiri dapat memahami permasalahan lingkungan hidup. Namun selain itu, sebut Dadang, kampung saber juga dalam upaya mencari solusi atas permasalahan serta melakukan pengelolaan lingkungan hidup secara konsisten dan berkelanjutan.

"Pada ekspos ini ada 10 output program saber diantaranya, tersusunnya rencana aksi, tersusunnya peraturan desa terkait lingkungan hidup, dan terwujudnya kampung percontohan. Berarti, program ini terbukti dapat membangkitkan semangat kolaborasi program antar PD (Perangkat Daerah) terkait, mendorong kebijakan pembangunan desa yang pro-lingkungan dan menciptakan kader-kader lingkungan militan di desa masing-masing," ungkap Dadang seusai acara, Selasa (22/1).

Dadang manambahkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung menginisiasi dan memberikan stimulan pembentukan kelompok kader. Selanjutnya DLH mengembangkan potensi desa untuk dapat berkolaborasi dengan pihak lain termasuk PD terkait.

Dalam kesempatan itu, Dadang juga mengajak camat dan kepala desa yang memiliki kader kampung saber untuk melaksanakan program tersebut baik secara mandiri maupun bersama-sama.

Selain kampung saber, Pemkab Bandung juga telah mencanangkan Gerakan Bulan Menanam sebagai aplikasi konservasi berbasis ibadah dan kesejahteraan. "Gerakan bulan menanam ini akan dilaksanakan dari Januari sampai Maret, dengan memanfaatkan musim hujan yang akhir-akhir ini mengguyur wilayah Kabupaten Bandung," paparnya.

Sementara Kepala DLH Kabupaten Bandung, Asep Kusumah mengungkapkan, fasilitator kampung saber merupakan warga Kabupaten Bandung yang memiliki komitmen dan terbukti sudah melakukan perubahan untuk Kabupaten Bandung.

"Fasilitator direkrut dari dari tokoh – tokoh yang telah berprestasi dan berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bandung, baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” imbuh Asep Kusumah.

Ia menambahkan, di tahun 2019 ini akan ada 40 desa yang menjadi lokus intervensi program tersebut. “Diawal tahun 2017 kita menetapkan 10 desa, di tahun 2018 kita sudah mengintervensi 25 desa serta tahun 2019 ini ditargetkan sebanyak 40 desa. Mudah-mudahan di tahun 2020 target 105 desa tercapai. Dari 270 Dasa di Kabupaten Bandung, sebanyak 165 desa di Kabupaten Bandung sudah di intervensi oleh program eco village dari Provinsi Jawa Barat, jadi kami harus menyamakan semua desa terintervensi program dalam rangka peningkatan kualitas hidup,” pungkasnya. (*)

Inilah koran / ghi

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 14 Februari 2019 | 00:30 WIB

    Pemkab Bandung Sambut Baik Pembentukan Samsat KBU

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 20:15 WIB

    Bandung Bebas Sampah 2020

  • Jumat, 18 Januari 2019 | 14:34 WIB

    Dadang Naser dan Anang Dapat Anugerah Green Leadership

  • Selasa, 8 Januari 2019 | 21:38 WIB

    Pemkab Bandung Fasilitasi Layanan Kesehatan Ilham

  • Rabu, 2 Januari 2019 | 11:06 WIB

    PLH Sekda Kabupaten Bandung Dilantik Bupati

  • Jumat, 21 Desember 2018 | 21:47 WIB

    Mall Pelayanan Publik Hadir di Kabupaten Bandung

  • Kamis, 20 Desember 2018 | 17:37 WIB

    Jelang Natal-Tahun Baru, Pemkab Bandung Lakukan OP

  • Kamis, 20 Desember 2018 | 08:51 WIB

    Kesuksesan Wirausahawan Tekan Angka Pengangguran