Setelah BIJB, KKPS Jabar Bidik Saham Jamkrida dan Bjb

Setelah BIJB, KKPS Jabar Bidik Saham Jamkrida dan Bjb

Jumat, 11 Januari 2019 | 11:40 WIB - Oleh: Rianto Nurdiansyah
. Istimewa
INILAH, Bandung – Koperasi Konsumen Praja Sejahtera (KKPS) Jabar membidik saham sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sebelumnya, wadah koperasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini telah membeli saham Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Ketua KKPS Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, KKPS Jabar saat ini sedang membidik kepemilikan saham Jamkrida dan Bank BJB. Untuk Jamkrida, ditargetkan kepemilikan saham KKPS Jabar bisa mencapai 20 persen.

"Saat ini kami sedang mengintip dan terus mengevalusi rencana kepemilikan saham di tubuh Jamkrida. Jika memungkinkan, kami juga ingin menjadi pemegang saham BJB," ujar Iwa pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KKPS Jabar Tahun Buku Ke-4/2018 di Bale Asri Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Kamis (10/1/2019). 

Dia menyatakan, hal tersebut sejalan dengan visi KKPS Jabar untuk bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Jabar secara umum. Koperasi tidak sekadar memberikan kesejahteraan bagi anggotanya saja.

"Rencana kepemilikan saham ini juga sejalan dengan target Bank BJB membidik aset lancar sebesar Rp179,2 miliar," katanya.

Upaya kepemilikan saham di tubuh sejumlah BUMD Jabar ini juga sejalan dengan target  KKPS Jabar untuk menjadi koperasi terbesar di Indonesia. Bahkan dalam jangka panjang ditargetkan untuk menjadi 300 koperasi terbesar di dunia.

"Optimis target tersebut akan tercapai. Apalagi, pada 2018 dari target sebesar Rp 100 miliar terlampaui hingga mencapai Rp 117,8 miliar," ungkapnya.

Selain membeli saham BUMD, kata Iwa, untuk mencapai target tersebut KKPS Jabar juga melengkapi diri dengan adopssi teknologi informasi yang mumpuni. Koperasi tersebut juga dikelola dengan manajemen efisien oleh enam pengurus.

Seperti diketahui, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BIJB yang digelar 26 Desember 2018 menyetujui melepas kepemilikan saham setara 2,26 persen, atau setara Rp51 miliar pada KKPS. Pembelian saham tersebut dilakukan dalam dua termin, dimana pada termin pertama sudah disetorkan sebesar Rp25,875 miliar.

"Pada 8 Januari sudah masuk ke rekening BIJB dan sisanya akan disetorkan paling lambat Desember tahun ini," katanya.

Dengan kepemilikan saham BIJB, KKPS Jabar menjadi pemegang saham ketiga terbesar di tubuh BIJB. Pemegang saham terbesar adalah Pemerintah Provinsi Jabar dan diikuti PT Angkasa Pura II.

Rianto Nurdiansyah / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 22 Januari 2019 | 02:30 WIB

    PPDB 2019 Harus Lebih Baik

  • Senin, 21 Januari 2019 | 17:00 WIB

    BNNK Gelar Sidak di Setda KBB, Ada Apa?

  • Senin, 21 Januari 2019 | 16:20 WIB

    Uang Rp 1 M ke Iwa Karniwa Mengalir Via Waras Wasisto

  • Senin, 21 Januari 2019 | 16:15 WIB

    Iwa Siap Jadi Saksi Sidang Suap Meikarta