Pro Kontra Lopicic, Pendiri Viking: Kita Lihat di Piala Indonesia

Pro Kontra Lopicic, Pendiri Viking: Kita Lihat di Piala Indonesia

Kamis, 10 Januari 2019 | 13:59 WIB - Oleh: Muhammad Ginanjar
Salah satu pendiri Viking Persib Club (VPC), Teddy Ekek bicara soal pro kontra Lopicic. INILAH/Muhammad Ginanjar
INILAH, Bandung - Salah satu pendiri Viking Persib Club (VPC), Teddy Ekek belum mau menyatakan penolakan terkait perekrutan Srdjan Lopicic.

Sebagai bobotoh, kata Teddy lebih baik memberikan kesempatan kepada gelandang asal Montenegro itu untuk memperlihatkan kualitasnya.

"Bisa kita lihat pada musim sebelumnya. Siapa yang kenal Sabil dan Ardi Idrus. Mereka datang dari Liga 3 dan 2. Sebagian besar bobotoh menolak. Tapi mereka, terutama Ardi bisa membuktikan kualitasnya dan pantas berseragam Persib," ujar Teddy di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (10/1).

Teddy menyadari, Lopicic sudah tidak lagi muda karena berusia 35 tahun untuk ukuran pemain sepak bola. Namun, lanjutnya tidak ada salahnya memberikan kesempatan agar kualitas di lapangan bisa terlihat.

"Kita lihat di Piala Indonesia. Lopicic harus bermain di Piala Indonesia biar bobotoh termasuk saya tahu tahu kualitas Lopicic. Kalau bagus pertahankan untuk Liga. Kalau tidak bagus, kami meminta manajemen segera ambil tindakan," tegasnya. 

Muhammad Ginanjar / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 24 Januari 2019 | 15:00 WIB

    Henhen Yakin Menang Lawan Persiwa. Ini Penyebabnya..

  • Kamis, 24 Januari 2019 | 14:20 WIB

    Miljan Radovic Kembali ke Tim

  • Kamis, 24 Januari 2019 | 13:40 WIB

    Wah..Bojan Malisic Batal Perkuat Persib?

  • Kamis, 24 Januari 2019 | 13:11 WIB

    Incaran Persib Tinggal 2, Pemain Lokal dan Asia

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 16:20 WIB

    Mantap, Persib Makin Pede Lawan Persiwa

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 15:27 WIB

    Latihan Padat di Bawah Radovic, Wildan: Enjoy Aja!

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 15:00 WIB

    Soal Fabiano Beltrame, Ini Kata Manajemen Persib