Pindad Kirim Excava 200 Dukung Pemulihan Banten

Pindad Kirim Excava 200 Dukung Pemulihan Banten

Sabtu, 29 Desember 2018 | 17:20 WIB - Oleh: Doni Ramdhani
INILAH, Bandung - Pascatsunami beberapa waktu lalu, lahan di wilayah terdampak porak poranda. Untuk itu, Pindad mengirimkan satu unit ekskavator buatannya guna mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi.

Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan, produk Excava 200 itu diangkut melalui jalur darat pada Selasa (25/12/2018). Alat berat itu tiba di PLTU Labuan sebagai lokasi yang dikoordinasikan sebagai koordinator BUMN Peduli Banten.

"Pengiriman ekskavator buatan Pindad ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dan  wujud BUMN hadir untuk negeri untuk mendukung pemulihan pascabencana," kata Abraham Mose, Jumat (28/12/2018).

Dia menuturkan, selain alat berat ekskavator itu pihaknya akan memberikan bantuan lainnya untuk mendukung pemulihan pascabencana. Untuk itu, Pindad bekerjasama dengan BUMN lainnya untuk mengirimkan bantuan yang diperlukan.

Sebelumnya, Excava 200 ini pun turut membantu pemulihan pascabencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Selain varian standar, ekskavator buatan dalam negeri ini juga telah tersedia dalam varian Excava Breaker dan Excava Amphibious.

Menurutnya, ekskavator berbobot 21,7 ton ini terserap pasar yang digunakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pertanian, PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), PTPN VII, Pemda DKI, PT PEI dan Perusahaan lainnya. Excava 200 memiliki kapasitas produksi 1 unit per hari, berukuran panjang 9,542 m, lebar 2,895 m, dan tinggi 3,193 m. 

"Hingga saat ini, Excava 200 telah terjual sebanyak lebih dari 300 unit," tambahnya.

Doni Ramdhani / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 22:30 WIB

    Strategi BJB Hadapi Tantangan 2019

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 22:00 WIB

    2019, FIF Bidik Pembiayaan Rp40 Triliun

  • Selasa, 22 Januari 2019 | 21:45 WIB

    OJK Dukung Jabar Gunakan Obligasi Daerah

  • Selasa, 22 Januari 2019 | 21:30 WIB

    Sinergi BUMN Bidik Pasar Mancanegara

  • Selasa, 22 Januari 2019 | 21:00 WIB

    Garudafood Sehati Ajak Ibu-ibu Berwirausaha

  • Senin, 21 Januari 2019 | 22:30 WIB

    DP 0%, Perusahaan Pembiayaan Wait and See

  • Senin, 21 Januari 2019 | 22:00 WIB

    OJK Optimistis IJK Jabar Tumbuh Positif