Update Puting Beliung Bogor: 770 Rumah Rusak Parah

Update Puting Beliung Bogor: 770 Rumah Rusak Parah

Kamis, 6 Desember 2018 | 21:16 WIB - Oleh: Rizki Mauludi
Puting beliung di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (6/12) sore WIB, memporak porandakan 7. INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Hujan deras disertai angin puting beliung di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (6/12) sore WIB, memporak porandakan  770 rumah warga. Tak hanya itu, jaringan instalasi listrik juga hancur.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Riyanto mengatakan, di Kelurahan Batutulis terdapat 160 rumah rusak. Tepatnya, di RW 07 , RT 01, 02, dan 03. Ada juga tiga pohon tumbang diwilayah itu.

"Di Pamoyanan RW 01 300 rumah dilaporkan kondisi hancur. Sedangkan di Cipaku terdapat 220 rumah yang hancur. Di Lawang Gintung ada 85 yang rusak ringan," jelasnya kepada awak media pada Kamis (6/12) malam.

Lurah Batutulis Ahmad Royadi mengatakan, bahwa rata-rata rumah yang rusak pada bagian atapnya.

"Anginnya dahsyat sekali, genteng rumah warga pada beterbangan, tapi alhamdulilah dari laporan warga tidak ada korban jiwa dan warga saat ini audah mulai tenang," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap korban puting beliung dengan berkoordinasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Di Kelurahan Batutulis juga terdapat sebanyak 190 kepala keluarga (KK) yang berasal dari RT 01, 02, dan 03 RW terpaksa mengungsi di Masjid Al Mutadin. Kendati demikian, sebagian korban masih menjaga barang berharga yang ada di rumahnya," tambahnya.

Ahmad melanjutkan, angin puting beliung juga menyebabkan empat unit mobil dan puluhan sepeda motor, dua di antaranya merupakan angkot 014 berplat nomor F 1909 AZ dan angkot 02 F 1932 AF juga ringsek dihantam pohon.

"Bahkan, seorang pengemudi mobil Toyota Avanza warna silver berplat nomor F 1618 EY yang dikendarai Enny Reno (46) meninggal lantaran kendarannya tertimpa pohon di kawasan Batutulis atau tepatnya di depan Makam Mbah Dalem. Sementara satu unit Toyota Calya hitam berplat nomor F 1577 RZ," bebernya.

Sementara Camat Bogor Selatan Sujatmiko Baliarto menuturkan, pihaknya belum mendapat laporan pasti berapa rumah warga yang jadi korban puting beliung itu.

"Tadi dapat laporan di wilayah Cipaku ada sekitar 50 rumah yang mengalami kerusakan, tapi untuk wilayah lainnya belum dapat laporanya," kata Jatmiko.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat Kota Bogor, Agus Gunawan mengatakan, berdasarkan data sementara terdapat lima pohon yang tumbang pada Kamis (6/12).

"Di antaranya di Jalan Siliwangi, Jalan Lawang Gintung, Batutulis, Cipaku, dan Pamoyanan," tuturnya.

Saat ini, pihaknya menunggu tindaklanjut selanjutnya terkait asuransi pohon yang tumbang menimpa kendaraan. "Asuransi diberikan untuk pohon yang ada di jalur hijau dan ditanam oleh Pemkot Bogor," jelasnya.

Sementara Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor Budi Hendrawan mengatakan, pihaknya menerjunkan puluhan petugas untuk melakukan evakuasi pohon tumbang, dan mengirimkan dua tim reaksi cepat untuk memantau lokasi yang terkena puting beliung.

"Kami akan membangun posko kecil untuk menginventarisir jumlah korban. Total rumah yang rusak terkena puting beliung, masih dalam tahap pendataan. Karena lokasinya banyak dan tersebar di Kecamatan Bogor Selatan dan Timur," pungkasnya.


Rizki Mauludi / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 10 Desember 2018 | 18:26 WIB

    Biang Kerok Perusak Puncak

  • Senin, 10 Desember 2018 | 18:20 WIB

    Siapa Tersangka Kasus KPU Kota Bogor?

  • Senin, 10 Desember 2018 | 18:00 WIB

    Harga Cabai di Pasar Tradisional Naik

  • Senin, 10 Desember 2018 | 17:55 WIB

    Gedung AKD Terancam Molor

  • Senin, 10 Desember 2018 | 17:50 WIB

    Ade-Iwan Pasti Dilantik 30 Desember

  • Senin, 10 Desember 2018 | 16:25 WIB

    Bayi Stunting di Kabupaten Bogor Capai 500 Ribu

  • Senin, 10 Desember 2018 | 10:05 WIB

    Penyaluran Bantuan Minim, BTT Segera Dicarikan

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 11:10 WIB

    Festival Hewan Asuh Dorong Konsumsi Produk Hewan