Guru Honorer Menggungat PP, DPR: Mengapa Tidak?

Guru Honorer Menggungat PP, DPR: Mengapa Tidak?

Rabu, 5 Desember 2018 | 15:50 WIB
Ilustrasi. ANTARAFOTO
INILAH, Jakarta – Keinginan para guru honorer menggugat Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 sah-sah saja di mata anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Ferdiansyah. 

Hanya saja, Ferdiansyah  mengingatkan harus jelas terlebih dahulu apa yang hendak digugat. Dia meminta para guru honorer membulatkan suara jangan sampai antara satu guru honorer dengan lainnya berbeda pandangan.

Ferdiansyah mengimbau, forum guru honorer untuk mencermati pasal demi pasal pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 yang membahas tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) jika dianggap ada yang tidak akomodatif terhadap mereka.

“Kalau ada yang tidak akomodatif dan kemungkinan masih akomodatif (untuk diubah), mengapa tidak? Tetapi kalau sudah terakomodasi, kan gini, pembentukan suatu perundang-undangan pasti dijamin serratus persen tidak bisa terpuaskan, itu bisa kita jamin,” kata Ferdiansyah kepada wartawan di Jakarta, Rabu (05/12).

Politisi Partai Golongan Karya dari daerah pemilihan Jawa Barat itu melanjutkan, anggota dewan pada hakikatnya melihat konteks dan tujuan dari dibentuknya undang-undang. Kalau tujuan yang tercapai hanya menyentuh 70% dari total kehendak 100% maka hal tersebut sudah dianggap bagus.

Namun demikian, Ferdiansyah menegaskan, urusan menggugat merupakan hak para pendidik yang merasa belum terakomodasi penuh dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018. Ia pun mengatakan akan berada di belakang para guru honorer yang ingin melayangkan gugatan sembari melakukan pendalaman tentang apa yang mau digugat.

“Komisi X terbuka, tapi ketika datang ke Komisi X substansinya juga sudah melalui kajian. Jadi kami berharap ketika nanti kami terima, yang menggugat itu tidak datang dengan tangan kosong,” ujar Ferdiansyah.

Inilah koran / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 19:00 WIB

    Belum Tuntas, Polisi Kembali Periksa Jokdri Kamis

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 18:45 WIB

    Dua Kali Bom Palsu Teror Cilacap, Polisi Buru Pelaku

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 16:25 WIB

    Buka-bukaan JK Soal Lahan Prabowo: Apa yang Salah?

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 15:30 WIB

    Tidak Ada Perpanjangan Pendaftaran SNMPTN