Eks Kalapas Sukamiskin Berikan Fasilitas Istimewa bagi Warga Binaan

Eks Kalapas Sukamiskin Berikan Fasilitas Istimewa bagi Warga Binaan

Rabu, 5 Desember 2018 | 12:45 WIB - Oleh: Ahmad Sayuti
Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung. Ahmad Sayuti
INILAH, Bandung- Mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein menerima sejumlah hadiah dari warga binaan yaitu Fahmi Darmawansyah. Lantas fasilitas apa yang diterima Fahmi di Lapas Sukamiskin.

Dalam berkas dakwaannya, JPU KPK Tri Mulyono menyebutkan, Fahmi Darmawansyah (tuntutan terpisah) merupakan narapidana yang menjalani hukuman 2,8 tahun atas dugaan suap terhadap pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla). 

Di Lapas Sukamiskin Fahmi menempati sel nomor 11 blok timur atas, dan memiliki pendamping Aldi Chandra dan Andri Rahmat (tuntutan terpisah). Aldi dan Andri merupakan asisten pribadi Fahmi yang bertugas membersihkan kamar, memijit, membelikan makanan dan mengurus kepentingan lainnya.

"Setiap bulannya mereka berdua menerima gaji dari Fahmi sebesar Rp 1,5 juta," katanya.

Kamar yang ditempati Fahmi dilengkapi  berbagai fasilitas di luar standar Lapas, seperti tv dilengkapi jaringan TV kabel, AC, kulkas kecil, tempat tidur spring bed, furniture dan dekorasi interior High Pressure Laminated (HPL), dan diperbolehkan menggunakan ponsel selama di Lapas. 

Tri mengatakan, terdakwa Wahid Husein selaku Kalapas Sukamiskin mengetahui semua fasilitas yang dimiliki Fahmi, namun terdakwa membiarkan semua itu. Bahkan, Fahmi dan Andri diberikan kepercayaan mengelola bisnis kebutuhan para warga binaan di Lapas Sukamiskin, seperti jasa renovasi kamar, dan pembuatan saung.

"Bahkan Fahmi memiliki kebun herbal dan saung pribadi ukuran 2x3 untuk keperluan hubungan pribadi hingga disewakan ke warga binaan lainnya dengan tarif Rp 650 ribu. Sehingga Fahmi mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Selama di Lapas Sukamiskin Fahmi pun dipermudah untuk izin keluar berobat ke RS Hermina Pasteur, dan pulangnya langsung singgah di rumah kontrakannya di dekat Lapas, atau di Jalan Pacuan Kuda.

Ahmad Sayuti / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 15:40 WIB

    BPBD Minta BPVGMB Teliti Tanah Ambles di Kutawaringin

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 12:14 WIB

    Bidik Kekosongan Kadis, Pemkot Cimahi Gelar Open Bidding

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 11:33 WIB

    Kejari Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp21 Miliar

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 10:04 WIB

    Polisi Tembak Dua Begal Sadis