Diterjang Banjir Cileuncang, Aspal di Cigugur Kembali Terkelupas

Diterjang Banjir Cileuncang, Aspal di Cigugur Kembali Terkelupas

Selasa, 4 Desember 2018 | 14:53 WIB - Oleh: Ahmad Sayuti
. Ahmad Sayuti
INILAH, Cimahi- Belum genap sebulan diperbaiki, aspal di Jalan Mahar Martanegara kembali mengelupas. Aspal senilai Rp 1,2 miliar tersebut mengelupas akibat banjir cileuncang limpasan Sungai Ciputri, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan, Cimahi Selatan.

Aspal kembali mengelupas setelah hujan deras mengguyur Kota Cimahi, Senin (3/12/2018). Pengelupasan aspal di Jalan Mahar Martanegara tersebut bukan kali pertama pasca jalan tersebut diperbaiki.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengakui pengelupasan bisa terus terjadi selama musim hujan.

"Masalahnya sama, jadi ini karena kuatnya arus air. Lapisan perekat aspalnya terangkat, karena sudah banyak rekahan di aspal jalan itu. Kalau melihat kondisinya, bisa saja setiap arus deras ini kemungkinan akan ada pengelupasan meskipun sedikit," katanya saat dihubungi, Selasa (4/12/2018).

Soal upaya perbaikan, menurutnya, akan sia-sia jika dilakukan pada musim hujan, sebab kondisi jalan yang diperbaiki bisa langsung rusak kembali.

"Sepertinya tidak akan diperbaikin saat musim hujan, karena percuma nanti bisa mengelupas lagi. Paling penting kami membersihkan sisa pengelupasannya," ujarnya.

Pihaknya belum mengetahui berapa panjang dan lebar pengelupasan yang terjadi dan masih diinvertarisir. Kondisi terakhir, pengelupasan aspal sepanjang 150 meter dengan lebar 4,5 meter dan ketebalan 5 cm.

Pemenang tender pengerjaan aspal di Jalan Mahar Martanegara, yakni CV. Tri Manunggal Karya, mengaku siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Karena pasca pengerjaan, mereka masih punya kontrak mengenai pemeliharaan jalan tersebut.

Mengenai kemungkinan blacklist bagi pengembang, dia menegaskan hal tersebut belum terpikirkan sebab kejadian pengelupasan aspal karena faktor alam. Selain itu, belum ada indikasi pengembang melakukan kecurangan.

“Kita masih menunggu hasil uji lab campuran aspalnya juga," ujarnya.

Ahmad Sayuti / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 15:40 WIB

    BPBD Minta BPVGMB Teliti Tanah Ambles di Kutawaringin

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 12:14 WIB

    Bidik Kekosongan Kadis, Pemkot Cimahi Gelar Open Bidding

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 11:33 WIB

    Kejari Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp21 Miliar

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 10:04 WIB

    Polisi Tembak Dua Begal Sadis