WJI Tawarkan Enam Proyek ke Singapura

WJI Tawarkan Enam Proyek ke Singapura

Senin, 3 Desember 2018 | 17:34 WIB - Oleh: Doni Ramdhani
. Syamsuddin Nasoetion
INILAH, Bandung - West Java Incorporated (WJI), sebagai forum invesasi, memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan 
antara Indonesia dan Singapura.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar yang berfungsi sebagai sekretariat WJI bertugas mengelola persepsi positif 
investor terhadap perekonomian Jabar. Tentu, langkah strategis ini pun berguna untuk meningkatkan jumlah penanaman modal 
asing (PMA) yang masuk ke daerah penyangga ibu kota negara.

Kepala Grup KPwBI Jabar Sukarelawati Permana mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kedutaan Besar RI untuk Singapura, 
Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Singapura, dan Pemprov Jabar menggelar Forum Investasi di Bandung pada 
Senin-Selasa (3-4/12/2018).

"Dalam kegiatan ini, kita menawarkan enam proyek investasi unggulan di Jawa Barat," kata Sukarelawati di gedung KPwBI 
Jabar, Senin (3/12/2018).

Menurutnya, keenam proyek itu yakni pembangunan aerocity dan infrastruktur pendukung Bandar Udara Internasional Jawa Barat 
(BIJB) Kertajati. Kemudian, pengolahan sampah menjadi energi yang terbarukan di Legok Nangka, sistem pembangkit listrik 
tenaga air berupa minihydro di Kabupaten Sukabumi dan Kabupateb Bandung, pembangunan LRT/monorel Bandung Raya dan jalur 
kereta akses menuju BIJB Kertajati (Tanjungsari-Kertajati-Arjawinangun).

Dua proyek lainnya yakni pembangunan kawasan industri di Cikarang dan proyek pembangunan berbagai jalan tol. Pembangunan  
jalan bebas hambatan itu meliputi Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap dan akses Pelabuhan Patimban. Selain itu juga berbagai 
proyek investasi di bidang agrowisata di kawasan Lembang, Kabupateb Bandung Barat dan Pangalengan, Kabupaten Bandung pun 
ditawarkan.

Dia menuturkan, bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar 
serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, pihaknya juga menghadirkan berbagai pelaku usaha mikro, kecil dan 
menengah (UMKM) di Jabar yang produknya dinilai telah memiliki kualitas dan kapasitas untuk ekspor. Pelaku UMKM yang 
dihadirkan yaitu para pelaku yang bergerak di bidang agrikultur/hortikultura, ekonomi kreatif, dan digital ekonomi.

Sukarelawati pun menyampaikan laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jabar yang kini relatif meyakinkan. Pada triwulan III 2018 
ini, LPE Jabar terhitung sebesar 5,58% (yoy). Capaian ini diakuinya lebih baik daripada LPE nasional sebesar 5,17% (yoy).
Pada Oktober lalu inflasi Jabar terhitung sebesar 3,48% (yoy). Ke depan, untuk keseluruhan 2018, LPE Jabar diperkirakan 
meningkat pada kisaran 5,5-5,9% (yoy). Sedangkan, inflasi Jabar hingga akhir 2018 mendatang diperkirakan stabil dan 
terjaga dalam batas target inflasi 2018 yaitu 3,5±1%.

"Proyeksi inflasi tersebut terutama didukung dengan kuatnya sinergi dan koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat 
dengan pemerintahan daerah," tambahnya.

Di bagian lain, dia menjelaskan ekspor-impor Jabar mengalami peningkatan surplus neraca perdagangan dari US$4,29 miliar 
pada triwulan II 2018 menjadi US$5,07 miliar pada triwulan III 2018. Hal ini didukung oleh pesatnya pertumbuhan ekspor 
sebesar 15,1% (yoy), khususnya ekspor di industri pengolahan, tekstil, elektronik, otomotif, dan industri kimia ke Amerika 
Serikat dan ASEAN.

"Baiknya kondisi perekonomian Jawa Barat tersebut adalah salah satu alasan mengapa para investor Singapura semestinya 
semakin yakin untuk menanamkan modalnya di Jawa Barat. Dalam lima tahun terakhir, Singapura selalu menduduki peringkat 5 
besar negara mitra utama Jawa Barat dan kami harapkan jumlah PMA dari Singapura ke Jawa Barat semakin meningkat tiap 
tahunnya," jelasnya.

Doni Ramdhani / jul

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 17:17 WIB

    Harbokir, Pengiriman Barang JNE Naik 178%

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 13:30 WIB

    Garuda Indonesia Akan Beroperasi di Kertajati

  • Senin, 10 Desember 2018 | 16:26 WIB

    Paytren Bidik 10 Juta Pengguna Aktif

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 17:53 WIB

    BI Dukung Hilirisasi Kopi Jabar

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 16:58 WIB

    Penjualan Motor Sport Honda Capai 41.876 Unit

  • Jumat, 7 Desember 2018 | 16:58 WIB

    YAHM Kembangkan Kampung Labirin di Bogor

  • Kamis, 6 Desember 2018 | 17:06 WIB

    Pendapatan PT KAI Daop 2 Lampaui Target