Pengentasan Banjir Rancaekek Terkendala Pembebasan Lahan

Pengentasan Banjir Rancaekek Terkendala Pembebasan Lahan

Senin, 3 Desember 2018 | 14:30 WIB - Oleh: Rianto Nurdiansyah
. Bambang Prasethyo
INILAH, Bandung-Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Bob Arthur Lombogia mengatakan, untuk mengatasi banjir di Rancaekek pihaknya masih terkendala pembebasan lahan. Saat ini sedang melakukan normalisasi tiga sungai, yaitu Sungai Cimande, Cikijing dan Cikeruh.

Bob katakan, normalisasi tiga sungai tersebut akan berlanjut sampai 2019.

"Kalau Rancaekek masih terkendala pembebasan lahan," ujar Bob di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (3/12/2018).

Dia menuturkan, Pemerintah Pusat akhirnya menurunkan anggaran pembebasan lahan untuk tiga sungai tersebut. Selain itu, juga untuk Upper Citarum. Pihaknya mendapat anggaran yang pertama Rp 110 miliar.

"Kedua, ada tambahan Rp 108 miliar untuk Floodway Cisangkuy, besok kita bayar. Kalau sudah bayar, akan cepat itu Cisangkuy. Pasti pembangunan akan cepat," katanya.

Pihaknya mengupayakan berbagai proyek pembangunan segera tuntas, mengingat penanganan banjir belum terlihat optimal. "Jadi kalau masih ada genangan banjir, kami mohon maklum kepada masyarakat," kata dia.

Selain proyek di Rancaekek, BBWS Citarum sedang mengkebut danau retensi di Gedebage, Cienteung juga Cisangkuy. Selain itu, terowongan air di sekitar Curug Jompong sedang dilakukan percepatan hingga tuntas 60 persen di 2019.

"Sampai Desember 2018 itu 23 persen harusnya, tapi sekarang kita sudah 37 persen. Sehingga kita ngutang ke kontraktor. Saya targetkan 60 persen ke kontraktor supaya kita lakukan percepatan," pungkasnya.

Rianto Nurdiansyah / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 16:13 WIB

    Inilah Program 100 Hari Kerja Emil-Uu

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 15:23 WIB

    Ngabret Kejar Target

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 14:35 WIB

    Manjakan Wisatawan di Jabar

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 14:27 WIB

    Kuatkan Pondasi Generasi Milenial

  • Selasa, 11 Desember 2018 | 10:16 WIB

    Desa Puntang Percontohan Desa Digital