Karyawan PT Matahari Siaga 24 Jam Jaga Aset Perusahaan

Karyawan PT Matahari Siaga 24 Jam Jaga Aset Perusahaan

Selasa, 20 November 2018 | 05:39 WIB - Oleh: Ahmad Sayuti
Ilustrasi. NET

INILAH, Cimahi - Para karyawan PT Matahari Sentosa Jaya melarang aset perusahaan itu dipindahkan dari area pabrik.  

Semua aset itu dijadikan jaminan lantaran gaji mereka yang belum juga dibayarkan. Apalagi, mereka sudah mengetahui kepastian perihal bakal ditutupnya perusahaan pada Rabu (21/11).

Bahkan, agar direksi tak memindahkan aset apapun dari PT Matahari Sentosa Jaya, para buruh kaos kaki dan benang itu berjaga selama 24 jam.

Seperti yang tergambar Senin (19/11) pagi. Dimana ada truk besar yang akan mengangkut barang dari dalam perusahaan. Namun, truk itu dihadang para karyawan hingga akhirnya masuk kembali.

"Dijadwal piket 4 (empat) jam sekali supaya tidak barang tidak keluar perusahaan," ujar Dedeh Sukaesih (40), salah seorang buruh.

Ditegaskannya, aset PT Matahari Sentosa Jaya memang dijadikan jaminan agar hak mereka dalam dua bulan terakhir segera dipenuhi. Terlebih lagi, nasib mereka menjadi tidak jelas sejak adanya pengumuman sepihak akan ditutupnya perusahaan. "Karyawan harus dibereskan dulu harus gimana keputusannya," tegasnya.

Dikatakannya, ia dan karyawan lainnya merasa aneh dengan kondisi perusahaan saat ini. Sebab, jika melihat anak perusahaan dari PT Matahari Sentosa Jaya, semuanya masih berjalan normal.

"Iya anak cabang masih jalan produksi. Barang kayanya mau dibawa ke cabang yang masih jalan," tandasnya.

Sebelumnya, beredar surat pernyataan bahwa PT Matahari Sentosa Jaya bakal ditutup per 21 November 2018. Surat bermaterai itu ditandatangani Direktur Utama, Sung Chung Yao. Kini sekitar 1500 karyawan terancam PHK massal.


Ahmad Sayuti / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 10 Desember 2018 | 18:40 WIB

    Eks Walkot Cimahi Itoc Segera Disidangkan

  • Senin, 10 Desember 2018 | 18:36 WIB

    Wagub Jabar Disebut dalam Dakwaan Korupsi Tasikmalaya

  • Senin, 10 Desember 2018 | 18:05 WIB

    Soal Sekda, Fordiskum: Kesampingkan Ego Kewenangan

  • Senin, 10 Desember 2018 | 17:14 WIB

    Pemkab Bandung Siapkan Training Development Center

  • Senin, 10 Desember 2018 | 14:35 WIB

    Pemkab Bandung Segera Tangani Jalan Ambles di Kutawaringin

  • Senin, 10 Desember 2018 | 14:25 WIB

    Tanah Ambles Putuskan Jalan Kampung Cijembel

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 17:28 WIB

    Pemkot Cimahi Segera Revisi Perda RTRW

  • Minggu, 9 Desember 2018 | 17:23 WIB

    Bisnis Restoran di Bandung Menjamur, Hotel Melempem