Polwan Bogor Antisipasi Tren Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita

Polwan Bogor Antisipasi Tren Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita

Jumat, 9 November 2018 | 11:15 WIB - Oleh: Rizki Mauludi
Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Nurdjaman HS . INILAH/Rizki Mauludi
INILAH, Bogor - Satnarkoba Polresta Bogor Kota menerjunkan Polwan guna mengantisipasi tren baru yang tengah marak yaitu mabuk dengan meminum air rebusan pembalut wanita. 

Meski tren minum air rebusan baru ditemukan di wilayah Jawa Tengah, guna mengantisipasi penularan ke Kota Bogor, polisi menerjunkan tim untuk memantau dan menyelidikinya.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Nurdjaman HS mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki perihal tren meminum air rebusan pembalut wanita tersebut. Penyelidikannya dimulai dari orang-orang yang biasa hidup di jalan-jalan ataupun orang-orang yang kurang mampu. 

"Kami sudah telusuri tetapi sampai saat ini belum mendapatkan adanya tren tersebut," ungkap pria yang akrab disapa Nur kepada INILAH pada Jumat (9/11/2018) di depan Mako Polresta Bogor Kota. 

Nur melanjutkan, dengan hasil sementara tidak ada tren meminum air rebusan tersebut, diharapkan tidak ada temuan dan agar Kota Bogor tetap kondusif.

"Tapi meski begitu kami tetap melakukan monitoring ke wilayah SeKota Bogor. Tetapi kandungan yang ada di dalam air rebusan tengah diselidiki oleh ahli, kandungan apa yang membuat orang bisa mabuk," tambahnya. 

Nur mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor guna mengantisipasi hal itu beredar di wilayah Bogor Raya.

"Saya juga sudah mengerahkan Polwan untuk menelusuri ini di wilayah kami. Saya juga sudah mendapat perintah dari Pak Dir Narkoba," terangnya. 

Rizki Mauludi / gin

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 16 November 2018 | 10:50 WIB

    Kenapa Mantan Camat Tamansari tak Ditahan?

  • Jumat, 16 November 2018 | 10:30 WIB

    Camat Tamansari Pukul Sekcam Akibat Rapat Lomba MTQ

  • Jumat, 16 November 2018 | 10:02 WIB

    DPRD Interogasi SMAN 2 Soal Bullying Dan Pengeroyokan

  • Kamis, 15 November 2018 | 18:40 WIB

    Kodjari Sebut Kadishub Tak Becus

  • Kamis, 15 November 2018 | 18:30 WIB

    Kesadaran Jamsostek di Kabupaten Bogor Masih Minim

  • Kamis, 15 November 2018 | 18:25 WIB

    Komisi III Kritik Kinerja Kadishub

  • Kamis, 15 November 2018 | 17:12 WIB

    Nurhayanti Khawatir Perencanaan Desa Asal-asalan

  • Kamis, 15 November 2018 | 16:50 WIB

    Listrik Desa Tak Sampai 100 Persen