Beberapa Wilayah di Kab Bandung Terendam Banjir

Beberapa Wilayah di Kab Bandung Terendam Banjir

Kamis, 8 November 2018 | 18:12 WIB - Oleh: Dani Rahmat N.
INILAH,Bandung- Hujan deras sepanjang malam membuat beberapa daerah di Kabupaten Bandung terendam banjir.  Ketinggian air antara 60 hingga satu meter merendam pemukiman warga dan beberapa ruas jalan hingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Berdasarkan pantauan INILAH di jembatan Sungai Citarum di Kecamatan Bojongsoang, debit air sungai naik hingga mencapai bibir tanggul. Ketinggian air ini juga hampir menyentuh jembatan Citarum. 

Di ujung jembatan yang menghubungkan Jalan Raya Bojongsoang selepas jembatan arah Buahbatu  terendam air setinggi kurang lebih 60 senti meter. 

Akibatnya, kemacetan panjang di pagi hari terjadi di sepanjang jalan tersebut. Kondisi serupa juga terlihat di Kelurahan Andir dan Baleendah di Kecamatan Baleendah, genangan air sekitar satu meter. 

Sementara di Dayeuhkolot, air menggenang di Kampung Bolero dengan ketinggian kira-kira 60 sentimeter.

Banjir juga menggenang jalan Anggadireja, tepatnya di simpang Anggadireja-Jalan Siliwangi atau Kampung Cieunteung Kecamatan Baleendah. 

Air setinggi satu meter menggenang jalan, sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Sebagian warga terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas.

"Hujan deras sepanjang malam, kemudian air mulai naik sekitar pukul 19.00 WIB," kata Sukirman salah seorang warga Baleendah, Kamis (8/11/18).

Akibat banjir menggenang jalan, pada pagi hari sempat terjadi antrean kendaraan. Namun, antrean kembali terurai kira-kira pukul 09.00 WIB. 

Bahkan jalan sempat terputus akibat banjir terjadi tadi malam, ketika hujan mengguyur deras. Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Margahayu terputus akibat air banjir merendam jalan.

Seperti di Jalan Raya Kopo Sayati, air setinggi 40 sentimeter sempat menggenang jalan. Akibatnya banyak kendaraan yang mogok karena memaksakan menembus banjir.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Ahmad Djohara mengatakan daerah yang terendam banjir berada di kawasan bantaran sungai Citarum. 

Menurutnya, terdapat beberapa desa yang terendam antara lain,  Desa Bojongsoang yang terendam air setinggi antara 40 sentimeter sampai 80 sentimeter.

Kampung Citeureup terendam antara 30 sentimeter sampai 50 sentimeter, Cijagra antara 40 sentimeter sampai satu meter, Cigebar 20 sentimeter sampai 40 sentimeter, Cieunteung  50 sentimeter sampai satu meter, Andir, 50 sentimeter sampai satu meter.

Cibadak 60 sentimeter sampai 1,3 meter, Katapang 30 sentimeter sampai 80 sentimeter, Bojong 30 sentimeter sampai 70 sentimeter, Bojong malaka 50 sentimeter sampai satu meter, bojongcitepus 50 sentimeter sampai 80 sentimeter dan Cigosol 50 sentimeter sampai 1,5 meter.

Kendati banyak pemukiman yang sudah terendam, kata Ahmad, warga masih bertahan di rumah masing-masing. Saat ini BPBD Kabupaten Bandung masih melakukan pendataan dan melakukan evaluasi dampak dari banjir. Selain menggenang rumah warga, banjir juga menggenang sejumlah jalan di Kabupaten Bandung.

"Warga terdampak masih bertahan di rumah juga beraktifitas seperti biasa. Jika banjir masih menggenang sampai tiga atau empat hari ke depan, kami akan melakukan evakuasi ke tempat pengungsian," ujarnya.

Dani Rahmat N.

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 16 November 2018 | 14:57 WIB

    Hati-hati Parkir di Tempat Ini, Pentilnya Dicabut!

  • Kamis, 15 November 2018 | 16:30 WIB

    Dua Titik Banjir Baru Muncul, di Sudirman Misterius

  • Kamis, 15 November 2018 | 15:22 WIB

    Netralitas ASN Dominasi Pelanggaran Pemilu

  • Kamis, 15 November 2018 | 13:09 WIB

    Setwan DPRD Denpasar Pertimbangkan Program Setwan Cimahi