• Pemprov Jabar Antisipasi Kebakaran Hutan di Musim Kemarau

    Oleh : Rianto Nurdiansyah06 Agustus 2018 17:14
    INILAH, Bandung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Kehutanan akan turut menjaga berlangsungnya Asian Games 2018 dengan maksimal. Di musim kemarau ini, sejumlah antisipasi kebakaran hutan akan digalakan.

    Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, bukan tak mungkin kebakaran hutan terjadi di musim kemarau. Karena itu pihaknya akan waspada.

    “Sekaligus antisipasi Asian Games, jangan sampai ada kebakaran hutan yang pada akhirnya mengganggu pertandingan akibat adanya asap,” ujar Iwa di Bandung, Senin (6/8/2018).

    Iwa sampaikan, mengacu pada surat edaran Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE13/PHPL/UHP/HPL.1/2018 tanggal 28 Mei 2018 lalu, Dinas Kehutanan Jabar sudah mengeluarkan surat edaran pada seluruh pengelola dan pemangku kawasan kehutanan di Jabar.

    Lanjut dia, surat ini ditembuskan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jabar, pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, dan Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jabar Banten. “Selain juga ke seluruh Dinas Kehutanan yang ada di kabupaten,” papar dia.

    Kareba itu, pihaknya juga meminta seluruh pemangku kawasan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan. Itu kepada seluruh elemen pengaman hutan dan lahan yang terkait dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. “Bentuknya dengan melaksanakan pelatihan, simulasi serta apel siaga pengendalian kebakaran hutan,” tutut Iwa.

    Selain itu, koordinasi, sinkronisasi dan singeritas dalam pengendalian kebakaran dan lahan pula harus ditingkatkan. Dalam hal ini bekerjasama dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, kepolisian dan kelompok masyarakat. “Kami juga minta aktif untuk memantau hotspot melalui website Sipongi dan cuaca harian serta informasi system peringkat bahaya kebakaran bekerjasama dengan BMKG,” pungkasnya.[jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT